Suara.com - Dalam kampanyenya di Yogyakarta, Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto mengkritik pemerintah RI atas lemahnya birokrasi saat ini. Ia juga menyebut gaji-gaji pejabat yang terlalu kecil, salah satunya Mantan Purnawirawan TNI Bibit Waluyo yang kini menjadi pendukungnya.
Hal ini dinilai memicu korupsi. Prabowo berjanji, apabila terpilih, ia dan Sandiaga Uno akan menyiapkan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi. Hal itu dimulai dari pengelolaan negara yang baik, dibuktikan dengan para pengelola yang tidak mencari keuntungan pribadi.
"Gaji pejabat-pejabat terlalu kecil. Pak bibit pernah jadi Gubernur Jawa Tengah gajinya Rp 8 juta. Pensiunnya Rp 1,8 juta," kata Prabowo di Gedung Grand Pacific Hall, Jalan Magelang, Yogyakarta, Rabu (27/2).
"Kalau kita tidak biarkan korupsi, kita bisa kuasai kembali kekayaan bangsa Indonesia," lanjut dia.
Seperti pada kampanye-kampanyenya di daerah lain, Prabowo menyebut adanya kebocoran anggaran negara yang mencapai Rp 1.000 triliun. Apabila dapat ditutup sebesar Rp 100 triliun saja pada tahun pertama menjabat, dana yang ada dapat digunakan untuk membereskan kerugian BPJS dan menaikkan gaji pejabat penting, terutama hakim, polisi, dan tentara.
"Hakim, polisi, tentara kita naikkan gaji mereka. Agar mereka tidak mau dan tidak boleh disogok oleh siapapun," ujar dia.
Kontributor : Sri Handayani
Berita Terkait
-
Sibuk Kampanye, Prabowo Belum Sempat Tandatangani Surat Cawagub DKI
-
Penjelasan BPN Soal Panggilan 'You' Prabowo kepada Ulama
-
Kubu Prabowo Bantah Tudingan TKN Jokowi Soal Suara di Madura
-
Prabowo Akan Tanda Tangan Surat Rekomendasi Cawagub Pengganti Sandiaga
-
Menangkan Prabowo, PKS dan FPI Bersatu Kalahkan Jokowi di Madura
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali