Suara.com - Penyidik Polda Metro Jaya hingga kini masih terus menyelidiki dugaan penyelewengan Dana Kemah Pemuda Islam Indonesia 2017. Terkini, penyidik telah mengkonfrontir beberapa keterangan saksi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, hal tersebut bertujuan agar kronologi dugaan penyelewengan dana itu dapat tergambar dari awal hingga akhir.
"Beberapa saksi sudah kita lakukan pemeriksaan dan sudah kita lakukan konfrontir yang perlu dilakukan penyidik kita lakukan semuanya," kata Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (28/2/2019).
"Nanti biar bisa keliatan, bisa muncul pasalnya terpenuhi, step by step kelihatan bisa tergambar dan jelas," tambahnya.
Namun Argo tak merinci lebih jauh terkait sosok dan jumlah saksi yang telah dikonflontir keterangannya. Ia menyebut, ada beberapa saksi yang tengah diminta keterangannya terkait kasus dana kemah itu. Akan tetapi, ia kembali enggan menyebut identitasnya.
"Ada beberapa (saksi) dari yang dilakukan pemeriksaan, tapi saya tidak bisa menyampaikan beberapa saksi yang diperiksa, tapi ada pemeriksaan hari ini," imbuh Argo.
Untuk diketahui, kegiatan kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia digelar memakai dana APBN Kemenpora di Pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah pada 16-17 Desember 2017.
Diduga, dalam kegiatan itu ditemukan penyelewengan dana, sehingga Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan Kemenpora untuk mengumpulkan sejumlah barang bukti dan melakukan penyidikan.
Dalam kasus ini, Polda Metro Jaya telah memanggil dan memeriksa staf Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Abdul Latif, Ketua Panitia dari Gerakan Pemuda (GP) Anshor Safarudin dan Ketua Panitia dari Pemuda Muhammadiyah Ahmad Fanani.
Baca Juga: Polah Nurhidayat Rayakan Kemenangan Indonesia di AFF Disorot Media Asing
Berita Terkait
-
Wakapolres: Tak Ada Informasi Massa Pendukung Ratna Sarumpaet
-
Jalani Sidang Perdana, Ratna Sarumpaet Berangkat dari Polda Metro Jaya
-
Jadi Korban Persekusi Saat Liput Munajat 212, Jurnalis CNN Lapor Polisi
-
Liburan ke Thailand Jadi Sengsara, Didit Laporkan Traveloka ke Polisi
-
Polisi Bersiap Amankan Sidang Perdana Ratna Sarumpaet Pekan Ini
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM