Suara.com - Tobroni (33) ditangkap anggota Polresta Depok karena menganiaya istrinya sendiri hingga lumpuh tak bisa jalan.
Polresta Depok menangkap Tobroni di tempat persembunyianya, Kabupaten Pandenglang, Provinsi Banten, Jumat (1/3/2019).
"Dia melakukan kekerasan dalam rumah tangga hanya gara-gara saat pulang ke rumah, tak ada makanan untuk makan siang. Istrinya tidak memasak,” kata Wakapolresta Depok Ajun Komisaris Besar Arya Perdana di Mapolres Depok, Jumat (1/3/2019).
Penganiayaan tersebut terjadi di rumah mereka, yakni di Kecamatan Bojongsari, Depok, Rabu (27/2). Setelah menganiaya istri, Tobroni langsung kabur ke Pandeglang.
"Tidak terima dianiaya hingga tak bisa jalan, korban bersama keluarga melaporkan kejadiaan ini ke polres," ucapnya.
Kepada polisi, korban juga mengakui Tobroni sering berlaku kasar dan menganiaya karena persoalan ekonomi.
Pelaku kekinian menjadi tersangka pelanggar Pasal 44 KUHP tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dengan ancaman penjara minimal lima tahun.
Kontributor : Supriyadi
Baca Juga: Tembus 10 Besar, Target Crismonita di UCI World Track Championship 2019
Tag
Berita Terkait
-
Cucu Dicabuli Orang Misterius di Kuburan, Nenek J Bingung Tak Mau Makan
-
Dapat Panggilan karena Sering Bolos, Bocah SMP Nekat Gantung Diri
-
Jokowi Bagi-bagi Foto di Banten: Foto Kalau Dijual, Dapat Sepeda
-
Tuduh Istri Pilih Kasih, Hari Banting Bayi Tiri sampai Tewas
-
3 Hari Menghilang, Kematian Janda di Pandeglang Diliputi Misteri
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?