Suara.com - Di tengah terpaan isu yang menyebut Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak netral, Lembaga Riset Saiful Mujani Research and Cosulting (SMRC) merilis hasil survei terbaru yang menunjukan masih tingginya tingkat kepercayaan masyarakat kepada lembaga penyelenggara Pemilu tersebut.
Direktur Riset SMRC Deni Irvani mengatakan dalam hasil temuannya KPU dinilai masih berintegritas untuk menyenggarakan Pemilu 2019.
"Jauh lebih banyak yang menilai KPU mampu menyelenggarakan pemilu sesuai undang-undang yang berlaku," kata Deni Irvani di Kantor SMRC, Cikini, Menteng, Jakarta, Minggu (10/3/2019).
Sebanyak 13 persen responden menyatakan sangat yakin dan 66 persen cukup yakin KPU mampu menyelenggarakan Pemilu Umum sesuai aturan undang-undang. Sementara 11 persen kurang yakin dan 9 persen tidak tahu dan tidak menjawab.
Dalam pertanyaan kedua, sebanyak 12 persen responden menyatakan sangat yakin dan 68 cukup yakin KPU mampu menyelenggarakan Pemilihan Presiden (Pilpres) sesuai aturan undang-undang.
Terkait isu yang mengatakan KPU tidak netral, sebanyak 13 persen orang percaya dengan isu tersebut, sementara 55 persen menyatakan tidak percaya dengan isu tersebut. Artinta mayoritad responden menilai KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu yang netral.
Survei ini dilakukan SMCR selama satu pekan pada 24-31 Januari 2019 terhadap 1426 responden di 34 provinsi yang terdiri dari Warga Negara Indonesia yang sudah memiliki hak pilih di pilpres 2019 dengan metode multistage random sampling.
Margin of error survei rata-rata dari survei ini sebesar 2,65 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Baca Juga: JP3T dan Puan Muda Usul Pertanyaan Seputar Kesehatan Saat Debat Capres
Berita Terkait
-
JPPR: Caleg Modal Cekak Jadi Korban Akibat Sistem Kaderisasi Gagal
-
Tekan Angka Golput, Koalisi LSM Bikin Posko Lapor Hak Pilih
-
Hamdi Muluk Sebut Lembaga Survei Bantu Publik Tentukan Pilihan Saat Pemilu
-
KPU Sebut Keberadaan Lembaga Survei di Pemilu 2019 Membantu Masyarakat
-
Jelang Pencoblosan, Banyak Caleg di Pemilu 2019 Datang ke Makam Ki Marogan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan