Suara.com - Siti Aisyah, mantan terdakwa kasus pembunuhan Kim Jong Nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengaku gembira telah kembali ke kampung halaman di Kampung Ranca Sumur, Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang.
Sebagai ungkapan rasa syukur dan kebahagiaan, pihak keluarga menggelar acara saweran yakni membagikan rejeki kepada tetangga terdekat.
“Saya tiba di Serang, Banten enggak tahu mau ngomomg apa lagi, saya ketemu keluarga saudara saya sama orang kampung di sini saya sangat gembira,” kata Aisyah kepada awak media saat ditemui di kediamannya, Rabu (13/3/2019).
Ia mengatakan saat ini dirinya hanya bisa mengungkapkan perasaan gembira karena terbukti tidak bersalah dan telah terbebas dari semua dakwaan pembunuhan Kim Jong Nam. Ia pun belum bisa menyampaikan rencananya ke depan karena ingin fokus istirahat terlebih dahulu.
“Sekarang perasan sangat gembira. mudah-mudahan ke depan jadi yang terbaik dari kemarin bagi keluarga besar saya,” katanya seperti dikutip Bantennews.co.id--jaringan Suara.com
Diketahui, Siti Aisyah dinyatakan bebas setelah jaksa penuntut umum memilih mencabut seluruh dakwaan terkait pembunuhan kakak tiri Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, itu.
Usai sidang Siti Aisyah langsung bertolak ke Indonesia. Setibanya di Bandara Halim Perdana Kusuma, Siti langsung mengadakan konfresi pers berama Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly pada hari Senin 11 Maret 2019.
Setelah dari Halim, Siti Aisyah melakukan perjalanan ke Kementerian Luar Negeri untuk bertemu dengan keluarganya dan menghadiri acara Serah terima oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dan bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari
-
Cak Imin Desak Pekerja Migran Harus Punya Ijazah Minimal SMA, Ternyata Ini Alasannya?
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Ramadan! DPRD Desak Pemprov DKI Tambah Kuota dan Atasi Sengkarut Distribusi Pangan Subsidi
-
Feri Amsari: Penunjukan Adies Kadir Cacat Prosedur, Berpotensi Ganggu Independensi MK
-
Peter Gontha: Reputasi Polri Buah Simalakama Persepsi Publik
-
TB Hasanuddin Ingatkan Pemerintah Patuhi UU PDP dalam Kesepakatan Dagang RI-AS
-
Rekam Jejak Adies Kadir Disorot Usai Jadi Hakim MK, Diduga Sarat Misi Politik DPR dan Golkar?
-
Warga Pulomas Menang Lawan Pemilik Lapangan Padel di PTUN, Mengapa Masih Beroperasi?