Suara.com - Kepolisian Sektor Kuta Selatan Bali menangkap seorang pencuri berinisial MI (32) yang membobol rumah kontrakan turis asal Tiongkok.
Kanitreskrim Polsek Kuta Selatan Iptu Muhamad Nurul Yaqin, mengatakan pihaknya menerima laporan dari seorang turis asal Tiongkok bernama Limin.
Ia mengatakan kepada petugas bahwa rumah kontrakannya di Jalan Maya Loka, Tanjung Benoa, dimasuki maling pada Senin (4/3) sekitar pukul 21.00 Wita.
Limin menyebutkan barang - barang yang hilang, berupa satu kamera Go-pro, satu laptop merk Aple warna silver, dua wifi merek smartfreend dan andromax, satu jam tangan merk Swarovski, mata uang asing.
Mendapat laporan tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan di lapangan Tim Opsnal Reskrim Polsek Kuta Selatan, menduga pelaku masuk melalui jendela kamar kontrakan.
Hal itu diketahui setelah ditemukan bekas tapak kaki pencuri di jendela kamar tersebut.
Setelah diselidiki mendalam, polisi mengidentifikasi pelaku adalah MI berasal dari Jatisari, Waringin, Bondowoso Jawa Timur. MI dibekuk di bangunan bekas bedeng di proyek Angkasa Pura di Jalan Baypass Sunset Road Kuta, Selasa (12/3/2019) sekitar pukul 05.30 WITA.
"Pelaku kami tangkap saat tidur di bedengan proyek," ujarnya.
Di lokasi bedeng, polisi mengamankan barang bukti hasil curian yakni satu buah laptop dan satu buah jam tangan. Sementara uang mata asing hasil curian sudah ditukar dan digunakan untuk foya-foya.
Baca Juga: Nostalgia, Google Kini Hadirkan Game Carmen Sandiego Lewat Layanan Earth
Saat pemeriksaan, tersangka mengaku mencuri seorang diri di penginapan usai bertamu di rumah temannya. Saat melintas di TKP, tersangka melihat pintu gerbang tidak terkunci dan langsung masuk melaui jendela kamar.
"Korban melaporkan mengalami kerugian Rp 89.400.000," kata Iptu Yaqin.
Kini, tersangka sudah ditahan di Tahanan Polsek Kuta Selatan dan dijerat pasal 362 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus