Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengklaim kebakaran yang menghanguskan 7 RT di Krukut, Taman Sari, Jakarta Barat pada Minggu (17/3/2019) kemarin bisa diatasi berkat laporan dari aplikasi Jakarta Aman yang baru diluncurkan enam hari lalu. Aplikasi itu dinilai mendapat respon positif dari masyarakat.
Direktur Utama Jakarta Aman Muhammad Fardhan Khan mengatakan kebakaran di Krukut, Taman Sari yang mengakibatkan 1500 jiwa mengungsi tersebur berasal dari laporan Jakarta Aman.
"Alhamdulillah kita kemarin dapat juga kabar yang sebenarnya bukan kabar baik ya, kita bisa bilang aplikasi ini sudah mulai terpakai oleh masyarakat. Kebakaran Krukut yang dua hari lalu baru saja terjadi, itu ternyata laporannya masuk dari Jakarta aman," kata Fardhan saat ditemui di Balai Kota, Jakarta, Senin (18/3/2019).
Sejak diluncurkan pada Selasa (12/3/2019), Fardhan mengungkapkan saat ini pengguna aplikasi Jakarta Aman sudah mencapai 7 ribu orang. Hal ini diketahui dari jejak masyarakat yang mengunduh aplikasi tersebut di google play store.
"Sudah berjalan enam hari setelah dilaunching membersnya, setiap hari peningkatan (penggunanya) cukup signifikan. Kalau tidak salah hari ini sudah sekitar 7 ribuan downloader users yang sudah terverifikasi juga," ungkap Fardhan.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan PT Indonesia Lebih Aman meluncurkan sistem keamanan dalam sebuah aplikasi ponsel pintar bernama Jakarta Aman di Balai Kota DKI Jakarta pada Selasa (12/3/2019).
Berita Terkait
-
Aplikasi Jakarta Aman Era Anies, Mirip Qlue Era Ahok, Bedanya Apa?
-
Perkembangan Terkini Insiden Kebakaran Pasar Blok A Kebayoran
-
Kotak Panel Listrik KFC Plaza I Pondok Indah Terbakar, 5 Damkar Dikerahkan
-
Heboh, Kitab Injil Utuh dari Api Saat Bangunan Gereja Ludes Terbakar
-
4 Cerita Setelah Pasar Blok A Kebayoran Kebakaran
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan