Suara.com - Tokoh Alumni 212 Neno Warisman kembali mangkir dari pemanggilan klarifikasi oleh Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu DKI Jakarta, Senin (18/3/2019) hari ini. Ini ketiga kalinya Neno mangkir dari pemanggilan terkait dugaan pelanggaran kampanye di acara Malam Munajat 212, Kamis (21/2/2019) lalu.
Anggota Bawaslu DKI Puadi mengatakan Neno Warisman yang sejatinya dimintai klarifikasi hari ini bersama wakil ketua DPR Fadli Zon kembali tidak hadir dalam proses klarifikasi tanpa alasan yang jelas.
"Ibu Neno sudah tiga kali disampaikan tapi dia tidak hadir. Tidak ada alasan," kata Puadi di Kantor Bawaslu DKI, Jalan Sunter Raya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (18/3/2019).
Selanjutnya, Neno Warisman akan kembali dianalisis oleh tim Bawaslu untuk tetap dimintai keterangan atau tidak terkait dugaan pelanggaran kampanye di acara Malam Munajat 212.
"Nanti dibahas dipembahasan kedua. Ketidakhadiran dia, apakah nanti bisa mengikat atau tidak terkait adanya dugaan pelanggaran tersebut. apabila memang ada yasudah, kalau tidak ada ya kita sampaikan terhadap status laporan tersebut," jela Puadi.
Terkait dugaan pelanggaran kampanye di Malam Munajat 212 Bawaslu DKI akan memanggil beberapa tokoh di acara tersebut seperti MUI DKI, Neno Warisman, Fadli Zon, petinggi Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta, dan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan.
Petinggi FPI DKI Jakarta selaku penyelenggara Munajat 212 akan dilakukan pemanggilan pada Selasa (19/3/2019).
Berita Terkait
-
Neno Warisman Mangkir Lagi, Bawaslu DKI Akan Datangkan Ahli Hukum Pidana
-
Neno Warisman Tiga Kali Mangkir, Bawaslu DKI Akan Tarik Kesimpulan
-
Selain Neno Warisman, Bawaslu Panggil Ketua FPI Habib Muchsin Alatas
-
Bawaslu DKI Tunggu Kedatangan Neno Warisman di Pemanggilan Ketiga
-
Munajat 212, Bawaslu DKI Periksa Fadli Zon Pekan Depan, Neno Warisman Rabu
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?