Suara.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum Bawaslu Kabupaten Garut, Jawa Barat periksa mantan Kapolsek Pasirwangi AKP Sulman Aziz. Pemeriksaan AKP Sulman Aziz itu untuk klarifikasi langsung pernyataan polisi tak netral di Pilpres 2019 karena meminta mendukung Calon Presiden petahana Jokowi.
Pemeriksaan itu berlangsung tertutup di kantor Bawaslu Garut Jalan Pramuka, Garut, Kamis (4/4/2019). AKP Sulman Aziz dengan seragam lengkap kepolisiannya datang bersama sejumlah polisi lainnya ke Bawaslu Garut sekitar pukul 12.30 WIB.
AKP Sulman Aziz sempat menunggu beberapa waktu sebelum akhirnya masuk ke suatu ruangan bersama Komisioner Bawaslu sekitar pukul 13.00 WIB. Selain beberapa anggota polisi dari Polres Garut, ada juga perwira tinggi pangkat Komisaris Besar Polisi dari Polda Jabar datang dalam pemeriksaan AKP Sulman Aziz itu.
Sejumlah wartawan yang sudah menunggu di kantor Bawaslu Garut tidak diperbolehkan masuk ke ruang pemeriksaan, termasuk tidak boleh mendekati meja pemeriksaan untuk mengambil foto maupun video.
Wartawan hanya diperbolehkan memotret di luar ruangan dengan penjagaan petugas yang tidak berseragam sambil meminta wartawan untuk tidak terus masuk ke ruangan.
"Sudah, tidak boleh," kata petugas tersebut.
Selesai komisioner Bawaslu Garut hadir, dan terperiksa juga jajaran kepolisian yang hadir dalam pemeriksaan tersebut, pintu ruangan langsung dikunci dan dijaga petugas berseragam polisi.
Kedatangan Sulman tersebut untuk memenuhi pemanggilan Bawaslu Garut terkait pernyataan Sulman yang menuduh pimpinan Polres Garut yang cenderung mendukung salah satu pasangan calon presiden petahana Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin.
Sulman memberikan keterangan tuduhannya itu ke media massa di Jakarta, Minggu (31/3/2019), namun pernyataannya itu kembali dicabut secara resmi dan disampaikan kepada wartawan di Markas Polda Jabar. Meskipun sudah dicabut pernyataannya, Bawaslu Garut tetap menindaklanjuti alasan Sulman memberikan pernyataan tuduhan dan dicabutnya kembali pernyataan itu. (Antara)
Baca Juga: Besok, Bawaslu Garut Periksa AKP Sulman Terkait Tuduhan Polri Tak Netral
Berita Terkait
-
Viral Video Orasinya Tentang Jokowi Diedit, TGB: Stop Hoaks, Memalukan!
-
Dikorek Atta Halilintar, Jokowi Ungkap Kenakalan Saat Remaja
-
Viral Video Jokowi Kalah di NTB, TGB: Video Itu Hasil Editan
-
Hingga Awal April, Bawaslu Tangani 6.649 Pelanggaran Pemilu
-
Kampanye Ajak Istri, Jokowi Targetkan Menang 80 Persen di Banyumas
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Pasien Menunggu 8 Jam di IGD Jadi Alarm Perbaikan Layanan Rumah Sakit
-
Inovasi Online Dashcam Dekkalive Trio Beri Kemudahan Pantau Kondisi Kendaraan Secara Langsung
-
Ekonomi RI Tumbuh 5,29% pada Kuartal II 2026, Konsumsi hingga Investasi Jadi Motor Utama
-
Indeks CFX10 Naik Tipis, Harga Enthereum Merosot
-
Kemenkes soal Komentar Nakes ke Mendiang Yusrizal: Empati di Medsos Bagian dari Profesionalisme
-
5 Ampoule Korea Anti-Aging Bikin Kulit Kencang dan Awet Muda
-
Kejagung Siap Hadapi Praperadilan Febrie Adriansyah, Sebut Itu Hak Tersangka
-
Sunscreen untuk Melasma di Usia 40 Tahun, 4 Rekomendasi Ini Bantu Lindungi Kulit dari Flek Hitam
-
Pendapatan Negara di Lampung Tembus Rp6,19 Triliun di Semester I 2026
-
Dear Suporter Garuda! Rizky Ridho Kirim Pesan Tegas Usai Kekalahan Memalukan Indonesia