Suara.com - Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN), Fadli Zon tidak yakin jika biksu yang hadir saat kampanye akbar Capres Prabowo Subianto di Stadion Utama Gelar Bung Karno (SUGBK) adalah gadungan. Justru, Fadli malah menuding jika berita biksu gadungan itu dibuat menjadi berita bohong untuk menyerang kubunya.
Fadli mengatakan bahwa saat acara itu seluruh perwakilan dari masyarakat lintas agama dihadirkan dan benar adanya. Meskipun begitu, Fadli mengaku tidak kenal dengan sosok biksu yang diundang saat acara tersebut.
"Saya enggak tahu. (Tapi) itu kan perwakilan dari masyarakat Buddha, ada perwakilan masyarakat Kristen, Katolik," kata Fadli kepada Suara.com, Rabu (9/4/2019).
"Mana ada (gadungan). Itu fitnah biasalah karena mereka mau memfitnah pakai kaya khilafah enggak mempan masyarakat kita sudah rasional justru mereka yang sebenarnya bikin hoaks," sambungnya.
Fadli juga menepis soal pengadaan biksu gadungan dalam acara kampanye akbar tersebut agar Prabowo terkesan toleransi terhadap seluruh pemeluk agama di Indonesia. Fadli menjelaskan pihaknya tidak perlu memakai 'jasa' gadungan hanya untuk terlihat toleran.
Fadli mengungkapkan di partai Gerindra sudah menerapkan sisi toleransi beragama yang tinggi. Dirinya mengklaim partai Gerindra berdiri sebagai satu-satunya partai yang paling lengkap memiliki perwakilan sayap agama.
"Di Gerindra itu ada sayap namanya Gemira, Gerakan Muslimin Indonesia Raya itu untuk sayap Islam, ada Gekira, Gerakan Kristen Indoensia Raya ada namanya Gema Sadana untuk Hindu dan Buddha. Itu banyak di situ, tokoh-tokoh agama Hindu dan Buddha, terus ada lagi petir persatuan tiongkok Indonesia raya," ujarnya.
"Kita yang paling Bhineka Tunggal Ika, coba dicari partai mana, di PDIP saja enggak ada," pungkasnya.
Untuk diketahui, jagat media sosial sempat dihebohkan dengan beredarnya foto dua orang biksu yang menghadiri acara kampanye akbar pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di Gelora Bung Karno, Jakarta pada Minggu (7/4/2019) lalu.
Baca Juga: Shofiya Dzikriya Arifin , Nama Anak ke-8 Ustadz Arifin Ilham Bermakna Mulia
Biksu yang hadir dalam acara itu disebut-sebut sebagai biksu gadungan. Foto itu diunggah melalui akun Twitter @yusuf_dumdum.
Akun itu menyebut bahwa biksu yang hadir dalam acara kampanye akbar ternyata bukanlah biksu.
"Tipu-tipu lagi, ternyata bukan biksu, biar dianggap toleran," tulis akun itu seperti dikutip Suara.com, Senin (8/4/2019).
Berita Terkait
-
Soal Biksu Ikut Kampanye Prabowo-Sandiaga, Fadli Zon: Ada Perwakilan Buddha
-
Sebut Kebiadaban Rezim Tirani, Puisi Fadli Zon untuk Ahmad Dhani
-
Khawatir KPU Dihack, Fadli Zon: Hitung Manual Saja, Buang Itu Server
-
Prabowo Sebut Ibu Pertiwi Diperkosa, Fadli Zon: Penguasa yang Memperkosa
-
1 Juta Pendukung di GBK Diragukan TKN, Fadli Zon: Kalkulasi Pakai Drone
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra