Suara.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD bersama Sinta Wahid dan Annisa Wahid menyambangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Mahfud menurutkan maksud kedatangannya dalam rangka memberi dukungan kepada KPU sebagai penyelenggara Pemilu untuk mewujudkan Pemilu yang adil, bermartabat, dan sesuai dengan konstitusi.
"Kami datang di sini terus terang kalau dikemukakan dalam klimat pendek, kami akan memberika dukungan kepada KPU untuk meneruskan tugas-tugas penuh profesional dalam rangka menyonggsong pemungutan suara Pemilh 2019 pada 17 April yang akan datang," ujar Mahfud di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (10/4/2019).
Gerakan Suluh Kebangsaan yang di Ketua oleh Mahfud menilai KPU telah menjalankan peranan dengan baik. Meski demikian, KPU harus terus dikawal dan juga harus bisa menjernihkan serta mengatasi isu-isu yang belakangan ini kerap menyerang KPU.
Mahfud kemudian mencontohkan terkait isu bahwa adanya kecurangan yang dilakukan KPU. Kemudian, adanya intervensi pemerintah serta sistem komputerisasi KPU yang dinilai menguntungkan salah satu Paslon.
"Apabila tidak diatasi dan tidak diantisipasi oleh KPU bisa merusak kredibilitas Pemilu sebagai amanat konstitusi dan agenda konstitusional kita," ujarnya.
Untuk itu Mahfud menyampaikan sejumlah pendapat terhadap beberapa isu yang belakangan ini menyerang KPU. Salah yakni jaminan hukum dan kelembagaan.
"Bahwa tanpa mengesampingkan kemungkinan adanya kelemahan-kelemahan yang memang mungkin terjadi, menurut kami instrumen hukum dan kelembagaan serta peran serta masyarakat dalam era reformasi sekarang ini sudah cukup menjamin untuk terselenggaranya pemilihan umum yang baik," kata Mahfud.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?
-
Geger Siswa SD Akhiri Hidup Gegara Tak Mampu Beli Buku, Legislator NTT Minta Polisi Selidiki
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas