Suara.com - Serangan fajar menjadi istilah yang kerap muncul jelang hari pemungutan suara dalam pemilihan umum (Pemilu) di Indonesia. Tak sedikit warga yang akhirnya tergoda dengan pemberian para calon wakil rakyat yang melakukan serangan fajar.
Salah satu warga Tambora, Jakarta Barat, Achyat (43) menceritakan bagaimana para pemberi serangan fajar itu beraksi mengiming-imingi pemilih dengan amplop dan sembako di detik-detik tahap pencoblosan.
Menurut pria yang sudah mengikuti pemilu presiden sebanyak enam kali itu, para pemberi serangan fajar biasanya mulai terlihat 24 jam sebelum waktu pencoblosan. Achyat mengatakan, mereka biasa menggunakan pakaian seperti orang biasa pada umumnya, tidak menggunakan atribut partai tertentu.
"Biasanya besok, tapi kalau yang di daerah dalam ini enggak, biasanya yang di pinggir kali yang didatangi," kata Achyat kepada Suara.com, Senin (15/4/2019).
Achyat yang juga bertugas sebagai Pengaman Langsung (Pamsung) Pemilu 2019 itu menjabarkan, biasanya para pemberi serangan fajar itu tidak langsung menyodorkan amplop, tetapi menggunakan modus ngopi bareng.
"Biasa sore tuh, lagi ngumpul tiba-tiba dia dateng terus ngobrol dibeliin kopi, dan ya gitu, tahu sendirilah," jelasnya.
Sementara itu, Lurah Tambora, Dwi Kurniasi mengatakan tidak ada imbauan khusus terkait serangan fajar, hal itu dikembalikan ke pribadi warga sendiri untuk menerima atau menolak.
"Ya terserah warganya, mau menerima atau tidak, itu urusan dia yang pasti tetap mencoblos sesuai hati nurani," kata Dwi kepada Suara.com di Kantor Lurah Tambora.
Dwi menjelaskan, di wilayahnya terdapat 40 TPS yang akan melayani hak pilih dari 3998 pemilih berdasarkan daftar pemilih tetap hasil perbaikan ketiga.
Baca Juga: Kisah Pramugari Tumpahkan Minuman ke Bosnya Jadi Viral di Medsos
Sehingga total kotak suara yang didistribusikan hari ini adalah 160 kotak suara yang terdiri dari kotak suara Pilpres, DPR RI, DPD RI, dan DPRD Provinsi DKI Jakarta.
Seperti diketahui, untuk warga DKI Jakarta akan mengikuti empat pemilihan yakni Pemilihan Presiden, DPR RI, DPD RI, dan DPRD Provinsi DKI Jakarta ada 17 April 2019 nanti.
Berita Terkait
-
Gelar Patroli Siber, Bawaslu Temukan Banyak Pelanggaran Pemilu di Medsos
-
9 Agenda Prioritas Penanganan HAM untuk Jokowi dan Prabowo, Ada soal LGBT
-
Liburan di Korea, Audi Marissa Curhat Hampir Tak Bisa Nyoblos
-
Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya Gelar Patroli Gabungan Amankan Pemilu 2019
-
Arungi Ombak, PPLN Fiji ke Tengah Laut Jemput Suara WNI ABK
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Panduan Lengkap Daftar Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Cetak Kartu SNBP 2026
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag