Suara.com - Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya terang-terangan mengaku bahwa tak semua anggota Koalisi Adil Makmur tak percaya pada hasil hitung cepat atau quick count Pilpres 2019.
Ia mengungkapkan, ada petinggi dari parpol pendukung paslon 02 Prabowo-Sandi yang memercayai hasil penghitungan dari sejumlah lembaga survei itu.
Menurut keterangan Yunarto Wijaya, parpol yang dimaksud adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN). Terdapat dua orang dari PKS dan satu dari PAN yang memercayai hasil kerja lembaga survei pascapemungutan suara.
Dirinya mengetahui hal itu setelah bertemu dengan mereka di sebuah stasiun televisi pada Rabu (17/4/2019) malam.
Pria yang akrab disapa Mas Toto ini mengaku, ketiganya memberikan pengakuan itu sambil bisik-bisik.
Ia pun menanyakan pada followers-nya di Twitter, perlukah dibuka siapa ketiga sosok yang dimaksud.
"Apa perlu dibuka nih pendapat dua petinggi PKS dan satu petinggi PAN ketika ketemuan kemarin malam di Trans Tv, sambil bisik-bisik bilang percaya sama hasil quick count @ChartaPolitika dan lembaga lain?" cuit Yunarti Wijaya, Kamis (18/4/2019).
Namun, tak semua pengguna Twitter setuju jika Yunarto Wijaya mengungkapnya, meski tak sedikit pula yang ingin rasa penasarannya terjawab.
"Janganlah, yang off air itu biarlah off air," komentar seorang warganet.
Baca Juga: Pengguna Samsung Galaxy Fold Keluhkan Hal Ini Setelah Pakai Beberapa Hari
"Buka. Jangan malu-malu. LOL," tambah yang lain.
Tag
Berita Terkait
-
Demokrasi RI Ternyata Masih 'Sakti', Survei LSI Buktikan Publik Masih Menaruh Kepercayaan Penuh!
-
Alarm 84 Persen: Penolakan Gen Z Pilkada Lewat DPRD dan Bahaya Krisis Legitimasi
-
Rocky Gerung Kritik Lembaga Survei: Yang Harus Dievaluasi Bukan Presiden, Tapi Metodologinya!
-
Masuk Daftar Menteri Berkinerja Buruk, Natalius Pigai Sebut Lembaga Survei Tak Kredibel
-
Hitung Cepat PSU Pilgub Papua 2025: Mariyo Unggul Telak di Exit Poll, Sinyal Kemenangan?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
13 Shade Maybelline Superstay Matte Ink untuk Bibir Gelap, Awet 16 Jam dan Anti Luntur!
-
Drama Wheelie di Prancis! Kiara Ramadhipa Ngamuk Salip 7 Pembalap, Amankan 5 Besar Moto3
-
Rindekraf 2026-2045 Ditetapkan Sebagai Peta Jalan Nasional Sektor Ekonomi Kreatif
-
Ini Kecanggihan Jet Tempur F-35 yang Mau Dibeli Turki dari AS, Bikin Israel Gemetar
-
3 Serum Viva untuk Mencerahkan Wajah dengan Review Positif, Cuma Rp20 Ribuan Auto Glowing
-
Aksi Jemput Bola Mahasiswa KKN: Turun Langsung Cek Kesehatan Warga Reuhat Tuha
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Ulasan Novel Suicide Knot, Misteri Kode Rahasia di Balik Live Kematian Anne
-
Puluhan Ribu Xpeng X9 Kena Recall Akibat Masalah Suspensi Udara Begini Nasib Unit di Indonesia
-
Usai Jadi Sorotan Nasional, SDN Tanggirejo Akhirnya Direvitalisasi