Suara.com - Balai Taman Nasional Wakatobi (BTNW), yang berada di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan Pemerintah Kabupaten Wakatobi untuk mendorong pembangunan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di luar Pulau Jawa - Bali. Dokumen kerja sama tersebut ditandatangani oleh Kepala BTNW Darman dan Bupati Wakatobi Arhawi, yang disaksikan Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Wiratno, di Jakarta, Senin (22/4/2019).
PKS tersebut berisi pembangunan strategis yang tidak dapat dielakkan, yaitu berupa pembangunan infrastruktur strategis di kawasan TN Wakatobi. Selain itu juga mengatur penguatan fungsi Kawasan Suaka Alam (KSA) dan Kawasan Pelestarian Alam (KPA), serta Konservasi Keanekaragaman Hayati.
Inisiasi kerja sama dimulai sejak 12 September 2017, saat Bappeda Kabupaten Wakatobi mengajukan permohonan pertimbangan teknis tentang Pembangunan Jembatan Numana – Kapota. Jembatan ini menghubungkan Pulau Wangi - Wangi dengan Pulau Kapota di Kabupaten Wakatobi, dan memberikan akses transportasi bagi masyarakat di Pulau Wangi-Wangi.
Pulau Wangi-wangi sendiri terdiri dari 13 desa dan Pulau Kapota terdiri dari 5 desa.
Selain itu, jembatan ini juga memudahkan akses menuju Desa Wisata Kolo Kecamatan Wangi-Wangi Selatan di Pulau Kapota. Wilayah ini memiliki potensi wisata yang tinggi, sehingga akan membawa pengaruh signifikan dalam pengembangan ekonomi lokal masyarakat antar pulau.
Jembatan Numana - Kapota yang akan dibangun di kawasan TN Wakatobi kurang lebih 2.735 meter atau 2,735 kilometer, dan lebar 10 - 12 meter. Pembangunannya dilakukan berdasarkan permohonan kerja sama Kepala BAPPEDA Kabupaten Wakatobi yang tertuang dalam dokumen Detail Engineering Design/DED pembangunan jembatan Numana - Kapota, dan hasil pengecekan lapangan tim Direktorat Jenderal KSDAE.
Turut hadir dalam penandatanganan PKS, Sekretaris Ditjen KSDAE, Direktur Pemolaan dan Informasi Konservasi Alam (PIKA), Kepala Pusat Keteknikan LHK, Kepala Biro Humas KLHK, dan pejabat terkait di Kabupaten Wakatobi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Krisis Air Bersih! Warga Cilegon Jalan Kaki Demi Setetes Air
-
The Odyssey: Hadir dengan Tema Kesetiaan dan Perjalanan Heroik yang Epik!
-
Kemlu Iran: Tidak Ada Negosiasi Damai dengan Amerika!
-
Masa Depan Bandara Kertajati di Tangan AHY
-
LG Perkuat Pembelajaran Berbasis Teknologi di SMK, Kelas Multimedia Berstandar Industri Hadir
-
Pangeran William dan Keir Starmer Sangat Kecewa Setelah Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026
-
Eks Jenderal TNI Jadi Bos Peruri, Ini Alasan BP BUMN
-
5 Cara Atasi Pompa Air Nyala Tapi Air Tidak Mau Naik, Gratis Tanpa Panggil Tukang Servis
-
Usai Dicek FBI, Don Ritto Berikut Tumpukan Emas dan Dolar Dilimpahkan ke Kejagung Besok!
-
Resmi! Iran Siap Angkat Senjata Melawan Amerika Serikat