Suara.com - Media sosial dibuat ramai oleh video viral ajudan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un. Kejadian dalam video itu berlangsung di Rusia.
Dikutip Suara.com dari The Indian Express, Jumat (26/4/2019), Kim Jong-Un tiba di Rusia menggunakan kereta api pada Rabu (24/4/2019), sehari menjelang pertemuan puncaknya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Dalam video, kereta api berlapis baja Kim Jong-Un tiba di stasiun Vladivostok. Namun, persiapan tidak berjalan sesuai rencana karena keretanya kebabalasan dan melewatkan karpet merah yang sudah ditata untuk menyambut Kim Jong-Un. Para staf Kim Jong-Un pun terlihat panik dan ketakutan.
Dalam sejumlah video yang kini telah beredar luas, para ajudan asal Korea Utara itu tampak bingung melihat posisi karpet merah berada di antara dua gerbong.
Mereka pun terus memegangi ramp jinjing yang harus diletakkan di pintu gerbong sebagai jembatan untuk Kim Jong-Un ketika berjalan turun dari kereta api.
Para petugas dari Rusia kemudian membantu memerintah agar kereta api mundur sedikit, sehingga pintu gerbong Kim Jong-Un bisa sejajar dengan karpet merah.
Kim Jong-Un lalu keluar dari gerbong mengenakan mantel hitam dan topi fedora hitam. Ia turun dari kereta melewati ramp jinjing yang sudah ditata para ajudannya.
Beberapa menit sebelum putra mendiang Kim Jong-Il itu turun, para asistennya yang lain terlihat panik membersihkan jendela-jendela gerbong. Warganet yang menyaksikan aksi para ajudan itu heran. Mereka membersihkan gerbong sambil sedikit berlari karena saat itu kereta masih berjalan.
Kim Jong-Un tampaknya bertemu dengan Vladimir Putin untuk mendapat dukungan internasional agar dihentikannya sanksi ekonomi, yang merugikan Korea Utara.
Baca Juga: Kim Jong-un dan Presiden Putin akan Bertemu di Rusia Besok
Sebelumnya, pertemuan Kim Jong-Un dengan Presiden AS Donald Trump terkait denuklirisasi Korea Utara berakhir tanpa kesepakatan.
Tag
Berita Terkait
-
Dapat Perintah dari Putin, Rusia Kirim Bala Bantuan ke Iran
-
AS-Israel Bongkar Kebohongan Sendiri usai Serang Kampus Iran, Isu Nuklir Cuma Bualan
-
Iran Siapkan Rencana Darurat Keluar dari NPT Nuklir Demi Balas Serangan Udara Israel
-
Efek Perang Iran: Kim Jong Un Makin Yakin Nuklir Adalah Kunci Selamat
-
Siapa 0,07 Persen Rakyat Korea Utara Pemberani yang Tolak Kim Jong Un?
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
BMKG Prediksi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Hari Ini 2 April, Termasuk Jateng DIY
-
Damkar Kota Bekasi: Kebakaran SPBE Cimuning Diduga Imbas Arus Pendek Listrik
-
Gempa M 7,6 di Sulut - Malut, Getarannya Terasa hingga Gorontalo
-
Gempa M 7,6 Guncang Sulut - Malut, 2 Warga Manado Jadi Korban
-
Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 12 Orang Luka Bakar hingga 70 Persen
-
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, Warga Terdampak Didata
-
Gudang Elpiji di Bekasi Meledak dan Terbakar, Warga Panik Berhamburan
-
Usai Akui Ijazah Jokowi Asli, Pelapor Sepakat RJ Rismon, Kasus Segera SP3?
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan