Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno asik melahap santap siang di sebuah rumah makan khas padang di Jalan Jatiwaringin, Jakarta Timur, Jumat (26/4/2019). Sandiaga mengaku sangat lapar dan ingin makan nasi padang setelah melaksanakan salat Jumat dan olahraga pagi.
Berdasarkan pantauan Suara.com, Sandiaga tiba di sebuah rumah makan padang beserta rombongan pukul 13.00 WIB. Tanpa aba-aba, Sandiaga langsung mengambil sepotong ayam pop.
"Laper. Tadi pagi gila olahraganya," kata Sandiaga.
Saat sedang menyantap makanannya, Sandiaga sempat disinggung soal isu boikot nasi padang yang dilakukan oleh sejumlah pendukung Capres - Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi). Sandiaga menyebutkan kalau dirinya sedang menikmati kuliner makanan khas padang.
"Enggak, ini bagian dari menikmati kuliner," ujarnya.
Mantan Wagub DKI Jakarta itu sempat menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat untuk tidak mengambil hati dalam menyikapi Pilpres 2019.
Sebelumnya Sandiaga meminta untuk tidak julid, nyinyir, dan baper atau jeniper apalagi harus memboikot kuliner masakan khas padang karena pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin kalah suara di Pilpres 2019 dari pasangan Prabowo - Sandiaga di Sumatera Barat.
"Jangan sampai pemilu ini dibaperin, nanti enggak boleh makan rawon," kata Sandiaga sambil tertawa.
Tak lama berselang, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera pun datang menghampiri Sandiaga untuk turut menyantap makan siang.
Baca Juga: BPN Prabowo Subianto - Sandiaga Uno Sudah Kumpulkan 400.000 Form C1
Sebelum makan siang, Sandiaga melaksanakan salat Jumat di Masjid Al Muqarrabin, Jalan Wira Bakti, Cipinang Melayu.
Berita Terkait
-
Kubu Jokowi Minta Prabowo Setop Klaim Menang, BPN: PDIP Terganggu?
-
BPN Klaim Prabowo Menang 80 Persen, TKN Jokowi: Jangan-jangan Halusinasi
-
Dahnil Anzar Anggap 'Lebay' Ajakan Rekonsiliasi untuk Jokowi dan Prabowo
-
Dilema Petugas KPPS: Kerja Tak Kenal Waktu, Honor Kecil Bayar Telat
-
Update Real Count KPU Jumat Pagi: Jokowi 56,07% - Prabowo 43,93%
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Senyap, Iran Siap-siap Stok Rudal dan Drone di Tengah Gencatan Senjata
-
Bukan di Bawah Menteri, Baleg DPR Sepakat Bentuk Badan Baru Untuk Kelola Satu Data Indonesia
-
Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel
-
Kasus ISPA Sempat Naik, Pancoran Perkuat Edukasi Kesehatan Lewat 125 Kader
-
Lobi Prabowo ke Putin Berhasil Amankan Pasokan BBM, Eddy Soeparno: Indonesia Masuk Zona Aman
-
Iran Perketat Aturan Selat Hormuz Hadapi Blokade AS di Teluk Persia
-
Polemik Ijazah Jokowi Kembali Ramai usai Nama JK Disebut, Pengamat Soroti Perang Narasi
-
Dinkes Catat Lonjakan Kasus ISPA: Waspadai Biaya Tersembunyi di Balik Batuk yang Tak Tertangani
-
Senjata Makan Tuan Blokade AS di Selat Hormuz, Awas China Bisa Ngamuk
-
Gus Lilur Kritik "Gus-Gus Nanggung" yang Peralat NU Demi Kepentingan Kekuasaan