Suara.com - Seorang pengendara sepeda motor tewas di tempat setelah ditabrak sedan mewah merek Toyota Camry di Jalan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (9/5/2019). Dua orang pejalan kaki yang tengah berada di trotoar juga mengalami luka-luka.
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Lilik Sumardi mengatakan peristiwa itu terjadi di depan Halte Transjakarta Mampang, Jakarta Selatan, pada pukul 09.15 WIB.
"Tepatnya di depan Halte Busway Mampang (Toyota Camry) menabrak sepeda motor yang sedang berhenti di pinggir jalan dan menabrak dua orang yang sedang berada di atas trotoar, " kata Lilik seperti diberitakan Antara.
Lilik menerangkan, kejadian itu berawal saat sedan Toyota Camry B 1672 SAL yang dikemudikan oleh Firman (42) melaju dari arah utara ke selatan di Jalan Mampang Prapatan. Firman diketahui merupakan warga Cipinang Muara.
"Setelah kejadian, pengemudi kendaraan sedan Camry tersebut tidak menolong korban malah melarikan diri masuk ke jalur busway," kata Lilik.
Firman kemudian dibekuk oleh Ipda Deni Setiawan di depan swalayan Total Buah di wilayah Warung Buncit, Jakarta Selatan.
Kini Toyota Camry tersebut beserta pengemudinya telah diamankan di Mapolres Metro Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Berita Terkait
-
Modus Kempis Ban, Komplotan Pencuri Asal Palembang Diringkus Polisi
-
Ajak Duel Lewat Instagram, Pemuda Kebagusan Tewas Dihujani Celurit Lawannya
-
Caca Terseret ke Kolong Mobil, Ini Kondisi Korban Sopir Camry Brutal di RS
-
Ngaku Petugas PLN, Petani Ini Gasak Barang-barang di Rumah Mewah
-
Aksinya Terpantau di Media Sosial, 3 Anggota Gangster Diciduk Polisi
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
- Ini 4 Tablet Paling Murah 2026, Memori Tembus 256 GB
Pilihan
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
-
KPF: Eskalasi Demo Agustus Dipicu Kematian Affan Kurniawan yang Tak Segera Ditangani Polisi
-
Cerita Warga Solo Hadapi Pajak Opsen hingga Kaget Uang Tak Cukup, FX Rudy: Mohon Dipertimbangkan!
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
Terkini
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
KPK Minta Menag Nasaruddin Umar Klarifikasi Jet Pribadi OSO: Jangan Tunggu Dipanggil
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
-
Latih Operator Dinsos Cara Reaktivasi BPJS PBI, Kemensos Pastikan Pengajuan Bisa Sehari Selesai
-
Respons Teror ke Ketua BEM UGM, Mensesneg: Kritik Sah Saja, Tapi Kedepankan Adab Ketimuran
-
Golkar Dukung Penuh Diplomasi 'Mengalir Tak Hanyut' Prabowo di AS
-
KPF: Eskalasi Demo Agustus Dipicu Kematian Affan Kurniawan yang Tak Segera Ditangani Polisi
-
Bukan Soal Beda Pendapat, Menkes Ungkap Alasan dr. Piprim Dipecat
-
1,7 Juta KPM Daerah Bencana Sumatra Terima Bansos
-
Gaya Prabowo Hadapi Konglomerat Berbeda dengan Jokowi: Tertutup, Berbasis Data Satgas