Suara.com - Cawapres Sandiaga Uno menyikapi ihwal permintaan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) agar Rektor Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Ahmad Mujahidin memanggil Ustaz Abdul Somad untuk mengklarifikasi video dialog antara Capres Prabowo dengan Ustaz Abdul Somad yang ditayangkan TV One pada 11 April 2019.
Menurut Sandiaga, terlepas dari apa pun statusnya bahwa negara menjamin kebebasan setiap warga negara untuk menentukan pilihannya. Termasuk menentukan sikap terkait dukungan politik pada pemilihan presiden.
"Jadi menurut saya ini yang harus kita yakini nilai-nilai luhur kita. Apalagi Ustaz Abdul Somad adalah ustad yang begitu kita hormati kita muliakan," kata Sandiaga di Batik Kuring, Kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (8/5/2019).
Mengenai perlu atau tidaknya Ustaz Abdul Somad dipanggil untuk klarifikasi, Sandiaga menyerahkan pada proses dan aturan yang ada.
"Ya menurut saya, tentunya ditempatkan sesuai proporsinya, sesuai dengan aturan perundangan. Tetapi, kita semua memiliki hak untuk menentukan," ujar Sandiaga.
Ustaz Abdul Somad sendiri diberi tenggat waktu sampai sembilan hari ke depan, untuk memberikan klarifikasi kepada Rektor Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, mengenai keterlibatannya dalam politik.
Asisten Komisioner Bidang Promosi dan Advokasi KASN Nurhasni mengatakan, surat perintah tertanggal 16 April 2019 itu baru diterima Rektor UIN pada 2 Mei 2019. Karenanya, UAS masih memunyai waktu hingga 16 Mei 2019, untuk memberikan klarifikasi, sesuai tenggat 14 hari sejak surat diterima.
Berdasarkan informasi yang terhimpun, Ustaz Abdul Somad kekinian berstatus izin cuti berkuliah di Sudan. Dia menempuh program studi doktoral di negeri tersebut.
Baca Juga: WA dan Telepon Rektor UIN Riau Tak Dibalas oleh Ustaz Abdul Somad
Berita Terkait
-
WA dan Telepon Rektor UIN Riau Tak Dibalas oleh Ustaz Abdul Somad
-
Keputusan Ancaman Pemecatan Ustaz Somad Diserahkan ke Menteri Agama
-
Ustaz Somad Terancam Tak Gajian dan Dipecat dari ASN karena Dukung Prabowo
-
KASN Tunggu Klarifikasi Ustaz Abdul Somad Terkait Video Dukung Prabowo
-
Rektor UIN Riau Disurati KASN agar Tegur UAS karena Dukung Prabowo
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Spesifikasi Pesawat Tempur F-35, Jet Siluman Amerika Serikat Keok Ditembak Iran
-
Bisakah Limbah Sawit Jadi Solusi Ekonomi Hijau, Guru Besar IPB Bilang Begini
-
Gus Yaqut 'Mendadak' Jadi Tahanan Rumah, Legislator PKB Minta Penjelasan Transparan
-
Isi Curhat Benjamin Netanyahu Kena Mental Diserang Drone Iran
-
Israel Lumpuh, Iran Sulap 2 Wilayah Zionis Ini Jadi Kota Hantu
-
Perang Iran Picu Krisis Energi Global, Bisakah Energi Terbarukan Jadi Jalan Keluar?
-
Rudal Kiamat Iran Punya Jarak Tempuh 'Aceh-Papua' Bikin Ketar-ketir AS dan Inggris
-
Mojtaba Khamenei Menghilang, 2 Intelijen Paling Ditakuti Dunia Ketar-ketir Sendiri
-
Kesulitan Lacak Keberadaan Mojtaba Khamenei, Intelijen AS dan Israel Dibuat Bingung
-
Arus Balik Lebaran 2026: KAI Daop 1 Tambah 88 Perjalanan dan Perketat Keamanan