Suara.com - Seorang pria bernama Iwan Adi Sucipto menjadi sorotan publik usai videonya yang bernada provokasi dan mengadu domba antara TNI dan Polri beredar luas melalui media sosial. Namanya pun makin banyak dibicarakan begitu ia dibekuk.
Pria yang menyebut tanggal 22 Mei -- hari pengumuman resmi hasil rekapitulasi perolehan suara Pemilu dan Pilpres 2019 dari KPU -- sebagai hari ulang tahun Partai Komunis Indonesia (HUT PKI) itu ternyata telah meninggalkan cukup banyak jejak digital yang tampaknya tak banyak diketahui orang.
Hal itu diungkap oleh sejumlah warganet. Salah satunya pengguna akun Twitter @yusuf_dumdum.
Pada Senin (13/5/2019), ia mengunggah foto-foto Iwan Adi Sucipto bersama beberapa tokoh yang diketahui berada dalam barisan pendukung paslon 02 Prabowo-Sandi.
Satu foto yang disebarkan @yusuf_dumdum memperlihatkan Iwan Adi Sucipto bersama Titiek Soeharto berpose jari telunjuk dan ibu jari khas kubu 02.
Keduanya juga sama-sama mengenakan pakaian biru muda dengan pin garuda merah.
Di foto lain, Iwan Adi Sucipto tampak berada dalam satu layar kamera dengan Rocky Gerung, yang dikenal sebagai filsuf pendukung Prabowo.
Iwan Adi Sucipto tersenyum menghadap kamera dalam foto tersebut, sementara wajah Rocky Gerung berpaling dari kamera, tampak seakan sedang berbicara dengan orang lain.
Tokoh berikutnya yang pernah berfoto dengan Iwan Adi Sucipto yakni Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain, yang kerap menyuarakan dukungannya untuk Prabowo dan perlawanannya pada kubu 01 Jokowi-Maruf melalui Twitter.
Baca Juga: Detik-detik Penyebar Hoaks Pengumuman Pemilu adalah HUT PKI Dibekuk Polisi
Dalam potret tersebut, Iwan Adi Sucipto duduk di dekat Tengku Zul sambil memegang tangan sang ustaz. Keduanya memperlihatkan senyum tipis ke kamera.
Belum diketahui waktu dan lokasi ketiga foto itu diambil.
Melihat foto-foto itu, banyak warganet yang mengaku baru tahu bahwa Iwan Adi Sucipto memiliki relasi dengan kubu 02, meski belum ada tanggapan langsung dari pria yang mengaku sebagai keluarga TNI itu.
Diberitakan sebelumnya, Iwan Adi Sucipto diduga menyebar kabar bohong alias hoaks tentang HUT PKI dan provokasi adu domba TNI-Polri melalui video yang ia unggah ke Facebook. Ia pun ditangkap dan telah menyampaikan video permintaan maaf.
Namun, proses hukum tetap berjalan dan kini dirinya ditetapkan tersangka tindak pidana penyebaran informasi untuk menimbulkan rasa kebencian dan permusuhan.
Iwan Adi Sucipto terancam dijerat Pasal 45a ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 11/2008 tentang ITE dan atau Pasal 14 dan atau Pasal 15 UU No 1 Tahun 1946 tentang peraturan Hukum Pidana.
Tag
Berita Terkait
-
Jika Prabowo Kalah, Akun Prada IPB Ajak Alumni Tolak Hasil Pilpres
-
Detik-detik Penyebar Hoaks Pengumuman Pemilu adalah HUT PKI Dibekuk Polisi
-
22 Mei Pengumuman Pemenang Pilpres Dibilang HUT PKI, Iwan Jadi Tersangka
-
Masyarakat Diimbau Tak Menelan Berita Hoaks Mentah-mentah
-
Tengku Zul Ungkap Maruf Amin Janji Akan Lawan Jika FPI Mau Dibubarkan
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
-
Buntut Penjemputan Paksa Putri Ahmad Bahar, Komisi III Desak Usut Dugaan Intimidasi di Markas GRIB
-
Lukman Hakim Singgung Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi': Balas dengan Karya, Bukan Represif
-
Bongkar Horor Penjara Israel, Maimon Herawati: Relawan Disiksa, Dokter Tewas Diperkosa
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres
-
'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel