Suara.com - Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi turut mengucapkan selamat pada calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) atas kemenangannya di Pilpres 2019 untuk kali kedua.
Narendra Modi bahkan menuliskan ucapan itu tidak dalam bahasa Inggris, melainkan Bahasa Indonesia.
Melalui ucapannya, Narendra Modi menyebut kepemimpinan Jokowi dinamis. Ia pun mendoakan kesuksesan bagi Indonesia selama dipimpin Jokowi.
Politikus 68 tahun tersebut juga menyampaikan harapan untuk kerja sama negaranya dengan Indonesia.
"Selamat yang sebesar-besarnya kepada @jokowi atas terpilihnya Anda kembali! Sebagai dua negara demokrasi besar, kami bangga atas keberhasilan perayaan demokrasi. Kami berharap Anda dan rakyat Indonesia semua sukses di bawah kepemimpinan dinamis Anda," cuit akun resmi @narendramodi, Selasa (21/5/2019).
"Saat kita menandai tujuh dekade hubungan diplomatik kita, saya berharap dapat bekerja sama dengan Anda untuk semakin memperdalam Kemitraan Strategis Komprehensif bilateral kita. @jokowi," tambahnya.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan hasil Pilpres 2019 pada 21 Mei dini hari, sehari lebih awal dari yang telah diperkirakan.
Hasil rekapitulasi nasional tersebut menunjukkan, pasangan nomor urut 01 Joko Widodo - Maruf Amin unggul 16 juta suara dan ditetapkan menjadi pemenang Pilpres 2019.
Dengan jumlah suara sah 154.257.601, pasangan capres-cawapres nomor urut 01 memperoleh 85.607.362 suara atau 55,50%. Sementara itu, perolehan suara pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno sebanyak 68.650.239 atau 44,50%.
Baca Juga: Belum Dua Periode, Megawati Akan Beri Masukan ke Jokowi Oktober 2019
Berita Terkait
-
Jokowi Menang, Wasekjen Hanura: Ayo Ikut Perahunya Tak Usah Malu-malu
-
Indikator Politik Sebut KPU Tak Salah Majukan Pengumuman Rekapitulasi
-
Arief Poyuono Akan Polisikan Komisioner KPU karena Bohongi Publik
-
KPU Umumkan Jokowi Menang, Megawati Datang ke Istana
-
Wakil PM Malaysia Ucapkan Selamat atas Kemenangan Jokowi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Patahnya Komponen Kaki-kaki Mobil Lepas L8 Fatal, Bukti Kegagalan Quality Control
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
Terkini
-
Operasi Senyap Ditresnarkoba Polda Metro: Bongkar Peredaran Etomidate di Jakbar hingga Tangerang
-
Prabowo Fokus Bawa Indonesia Superpower, Jokowi Disebut Mulai Jadi Masa Lalu
-
Mendag Tegaskan Larangan Impor Pakaian Bekas, Ini Alasan Kuat di Baliknya!
-
Berkas Dilimpahkan, Jaksa Tahan WN China Tersangka Pencurian Listrik Tambang Emas Ilegal
-
Cak Imin dan Jajaran PKB Bertemu Tertutup dengan Presiden Prabowo, Ada Apa?
-
KPK Ungkap Ambil Informasi dari Medsos soal Ridwan Kamil, Singgung Isu Aura Kasih?
-
Titik Balik Diplomasi RI: Pengamat Desak Prabowo Buktikan Kedaulatan Lawan 'Gertakan' Donald Trump
-
KPK Bongkar Peran Tim 8, Timses Bupati Pati Sudewo dalam Dugaan Pemerasan Caperdes
-
Kemensos Perkuat Sejumlah Program Mitigasi dan Penanganan Bencana pada Tahun Anggaran 2026
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng