Suara.com - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud mengirimkan telegram yang berisi ucapan selamat atas terpilihnya kembali Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden Republik Indonesia.
"Atas nama rakyat dan pemerintah Kerajaan Arab Saudi, saya mengucapkan selamat kepada Joko Widodo atas terpilihnya kembali sebagai Presiden RI. Semoga rakyat Indonesia semakin maju dan makmur," tulis Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dalam keterangan yang dilansir dalam laman resmi Saudi Press Agency di Jakarta, Rabu (22/5/2019).
Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud juga memuji hubungan persaudaraan yang menonjol antara kedua bangsa dan negara dan mengaku siap mempromosikan dan meningkatkan hubungan Arab Saudi dan Indonesia di berbagai bidang.
Raja Salman merupakan satu dari jajaran pemimpin dunia yang sudah mengucapkan selamat kepada Jokowi yang dalam pemilihan umum 2019 berpasangan dengan Ma'ruf Amin.
Sebelumnya ucapan selamat juga telah disampaikan ke Jokowi oleh antara lain Presiden Amerika Serikat, Donald Trump; Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan; Presiden China Xi Jinping; Perdana Menteri Australia Scott Morrison; Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad; dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyelesaikan rekapitulasi Pemilu serentak 2019 pada Selasa (21/5/2019) dini hari atau lebih cepat satu hari dari jadwal yang ditentukan, yakni 22 Mei.
Penghitungan suara menunjukkan bahwa pasangan Jokowi - Ma’ruf Amin meraup 85.607.362 juta suara atau 55,50 persen dari total suara nasional, sedangkan penantangnya yaitu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memperoleh 68.650.239 juta suara atau 44,50 persen dari total suara nasional.
Jumlah pemilih nasional dalam Pilpres 2019 sebesar 199.987.870 pemilih. Sementara jumlah suara sah Pilpres sebesar 154.257.601 suara.
Baca Juga: Puji Demokrasi Indonesia, Presiden Trump Ucapkan Selamat untuk Jokowi
Berita Terkait
-
Ramadan di Saudi, Perpaduan Refleksi Spiritual dan Pesona Destinasi Dunia
-
Roy Suryo Cs Desak Polda Metro Bongkar Bukti Ijazah Palsu Jokowi, Kombes Budi: Dibuka di Persidangan
-
Roy Suryo Ungkap Banyak Broker di Kasus Ijazah Jokowi, Ada Uang Haram di Balik Tawaran Damai?
-
Jokowi Solid Dukung Prabowo 2 Periode, Gibran Dinilai Lebih Matang untuk Maju Pilpres 2034
-
Ada Apa di Balik Ngototnya Jokowi Suarakan Prabowo-Gibran Dua Periode?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Usut Manipulasi Pajak, Kejagung Tunggu Hasil Audit Penghitungan Kerugian Negara dari BPKP
-
Kemenkes Bangun 66 RS Tipe C di Daerah Terpencil, Apa Saja Fasilitas Canggihnya?
-
KPK Ungkap Ada Jatah Bulanan Rp7 Miliar ke Bea Cukai Agar Tak Cek Barang Bawaan PT Blueray
-
Terkuak! Alasan Kejagung Pertahankan Cekal Saksi Kasus Korupsi Pajak Walau KUHP Baru Berbeda
-
Skema Belajar Ramadan 2026: Pemerintah Minta Sekolah Perkuat Pendidikan Karakter
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Polda Metro Jaya Periksa Pandji Pragiwaksono Hari Ini Terkait Kasus Mens Rea
-
Truk Tabrak Separator, Ribuan Penumpang Transjakarta Terjebak Macet Parah di Tanjung Duren
-
OTT Bea Cukai: KPK Sita Rp40,5 Miliar, Termasuk Emas 5,3 Kg dan Uang Valas
-
Manipulasi Jalur Merah, KPK Tahan Direktur P2 Bea Cukai dan Empat Tersangka Korupsi Importasi