Suara.com - Seorang pria mengenakan blazer coklat dan topi fedora dengan warna senada memegang kepala seorang Presiden Joko Widodo di Istana Negara pula, di Bogor, Jawa Barat, tepatnya.
Eits jangan emosi dulu, pria tersebut adalah tukang cukur bernama Jum. Jokowi memanggilnya karib dengan sapaan 'Mas Jum'. Dia memang diundang ke Bogor untuk merapikan rambut orang nomor satu di Indonesia itu.
Aksi cukur rambut tersebut diabadikan melalui akun jejaring sosial Instagram milik Jokowi, @jokowi pada Kamis (30/5/2019) siang.
Dalam keterangan video, Jokowi menuliskan rambutnya memang sengaja dirapikan untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada 5 dan 6 Juni 2019.
"Lebih rapi menyambut Lebaran yang sebentar lagi datang," tulis akun @jokowi.
Rekaman video tersebut memperlihatkan Jokowi tengah dicukur rambutnya. Dia duduk di depan cermin dengan tubuhnya yang dibungkus kain berwarna putih. Maklum, biar rambut tidak mengotori bajunya.
Sementara, Jum dengan lihai memegang kepala serta memotong rambut Jokowi. Tangan kirinya memang kepala dan menjepit rambut, sedangkan tangan kanannya memainkan gunting.
Sesekali, Jum merapikan rambut Jokowi menggunakan mesin pencukur, lalu menyisirnya. Seraya, dia memperhatikan hasil cukurannya: sudah cukup rapi atau tidak?
Dalam kesempatan itu pula, Jokowi bernarasi tentang apa yang dilakukannya. Dia juga berdialog dengan Jum.
Baca Juga: Soal Peluang AHY dan Sandiaga Uno Jadi Menteri, Jokowi: Kenapa Tidak?
"Nih apa cukur rambut, mau Lebaran. Makasih Mas Jum," ujar Jokowi. Pria bernama Jum itu menjawab, "Sama-sama pak. Semoga cocok."
Tak mau ketinggalan, Jum pun mempromosikan kedai cukurnya bernama Paragina dan mempersilakan warganet untuk datang jika hendak merapikan rambut.
"Kalau pingin cukur, datang aja ke counter kami, namanya Paragina. Alamatnya Jalan Sancang Nomor 7, samping (Bakso) Pa'de Jangkung," kata Jum.
Jokowi menambahkan, "Bogor." "Bogor Utara. Ntar jangan lupa ditunggu kedatangannya," ujar Jum.
Rekaman itu dikomentari oleh salah seorang pesohor, yakni penyanyi dangdut Inul Daratista.
"Heemmm.... sebenarnya yang paling berani sama presiden itu cuma tukang potong rambut!! Sebab iso obok-obok ndase kepala negara (bisa pegang-pegang kepala kepala negara--RED)," ujar Inul melalui akun Instagram miliknya, @inul.d.
Berita Terkait
-
Soal Peluang AHY dan Sandiaga Uno Jadi Menteri, Jokowi: Kenapa Tidak?
-
Ini Tujuh Temuan BPK RI Terkait Laporan Pemeriksaan Keuangan
-
Dijenguk Utusan Jokowi, Anggota Polri Korban Kerusuhan 22 Mei Minta Sepeda
-
Pemerintah Pusat Dapat Opini WTP dari BPK Lagi, Jokowi: Alhamdulillah
-
Fadli Zon Kasih Pesan ke Pertemuan Jokowi - Prabowo Nanti, Silaturahmi Saja
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas
-
LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik
-
Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman
-
wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi
-
Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester
-
Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar
-
Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026
-
Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia