Suara.com - Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang memberikan sepeda kesayangannya kepada KPK sebagai simbol jelang peringatan 800 hari kasus Novel Baswedan yang jatuh pada 20 Juni 2019 mendatang.
"Kesempatan tersebut Bapak Saut Situmorang mengungkapkan, 'sepeda terbaik yang pernah aku punya, aku serahkan untuk mengungkap kejujuran, kebenaran dan keadilan," kata Ketua Wadah Pegawai KPK, Yudi Purnomo mengulang ucapan Saut di Jakarta, Senin (3/6/2019).
Terkait pemberian dari Saut itu, setidaknya sudah ada tiga unit sepeda telah dikumpulkan dan nantinya akan dihadiahkan kepada pihak yang bisa mengungkap kasus teror air keras yang menimpa penyidik senior lembaga antirasuah itu.
Diketahui, kasus Novel Baswedan nyaris menginjak 800 hari, sejak persitiwa penyerangan penyiraman air keras terjadi pada 11 April 2017 lalu. Sejauh ini, polisi belum bisa mengungkap siapa pelaku di balik aksi penyiraman air keras terhadap Novel.
Yudi berharap aksi seyembara ini bisa menyentuh Presiden Joko Widodo agar mendorong penuntasan kasus Novel.
"Pemberian sepeda tersebut seharusnya semakin mendorong Presiden untuk memenuhi janjinya dalam mengungkap kasus Novel Baswedan," tutup Yudi.
Untuk diketahui, pada 27 Juli 2018 lalu, ketika peringatan 16 bulan kasus teror Novel, Wadah Pegawai KPK mengadakan sayembara bagi pihak yang dapat mengungkap kasus Novel Baswedan, pada kesempatan tersebut PP Muhammadiyah dan Wadah Pegawai KPK menyediakan masing-masing satu sepeda.
Baca Juga: Novel Baswedan Berharap Bantuan Internasional Buka Mata Pemerintah
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Gempa Dahsyat NTT, BUMN Alihkan Program Pemberdayaan Jadi Bantuan Darurat
-
Teknologi Hidroponik Dibawa ke Bekasi, Ibu Muda Dibekali Skill Bisnis Digital
-
Kemarau Panjang, 1.400 Hektare Lahan Pertanian di Parigi Moutong Terancam Gagal Panen
-
5 Rekomendasi Bedak Waterproof dan Sweatproof untuk Olahraga dan Gym
-
Sony Xperia 10 VIII Muncul di Geekbench: Chipset Lama, Pesona Tetap Menyala
-
Lonjakan 1.104 Titik Panas di Sumatera: Riau 97 Hotspot, Sumsel Terbanyak
-
Enrekang Paling Parah! Ini Fakta-fakta 112 Kasus Karhutla Ludeskan Hutan Sulawesi Selatan
-
Naik KRL Hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026
-
3 Fitur Tersembunyi Camera Assistant untuk Maksimalkan Kamera Galaxy A57 5G dan A37 5G
-
Direktur Perusahaan Buronan Korupsi Bank Sulselbar Ditangkap di Jakarta