Suara.com - Brigadir RK, anggota Polsek Kimaam, Kabupaten Merauke, Papua, dilaporkan melakukan penembakan terhadap YM (32 th) yang diduga rekan saat minum minuman keras.
Kapolda Papua Irjen Rudolf Roja kepada Antara di Jayapura, Selasa(4/6/2019), mengakui adanya insiden tersebut dan tim dijadwalkan Rabu (5/6) ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
“Memang benar ada insiden penembakan yang disebabkan anggota terpengaruh minuman keras, hingga menewaskan YM. Diawali pertengkaran antarkeduanya yang sama-sama dalam keadaan mabuk, Saya akan memproses pidana Brigadir RK,“ tegas Irjen Roja.
Data yang terhimpun mengungkapkan, insiden terjadi Senin (3/6) malam sekitar pukul 23.30 WIT berawal saat keduanya dalam keadaan mabuk akibat menegak miras di kafe kampung Wogekel, Distrik Ilyawab.
Brigpol RK, menembak menggunakan pistol jenis revolver yang merupakan inventaris pos polisi Ilwayab, Polsek Kimaam.
Korban mengalami luka tembak di bagian belakang telinga hingga tembus ke depan, dan jenazah saat ini masih disemayamkan di pos Pol Wanam.
Berita Terkait
-
Polisi Identifikasi Pelaku Penembakan Brutal di Virginia Beach
-
Lebih Parah dari Kemacetan Jakarta, 4 Km di Jalan Ini Bisa Ditempuh 4 Hari
-
Peneliti LIPI: Pelaku Penembakan di Kerusuhan 22 Mei Bukan Polisi
-
Caleg Gagal Serbu Distrik Fayit Papua, 5 Orang Tewas Ditembak
-
Warga Sukabumi Jadi Korban Penembakan Misterius, Ditembak di Leher
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Polisi Sebut WFH ASN Bikin Jalanan Jakarta Lebih Lengang Hari Ini
-
Geledah Rumah PNS dan Pihak Swasta, KPK Amankan Bukti Kasus Pemerasan dan Gratifikasi di Madiun
-
Ogah Santai Saat WFH Jumat, Pramono Anung Pantau Pengerukan Kanal Banjir Barat
-
Ngaku Bisa Atur Kasus Korupsi, 4 Petugas KPK Gadungan Ditangkap
-
WFH Jumat Perdana, Sebagian Kursi ASN Jakarta di Balai Kota Tak Terisi
-
Indonesia Lebih Dulu, Kenapa Donald Trump Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai?
-
Iran Endus Rencana Licik AS: Curiga Sabotase Perundingan dan Jadikan Israel Tameng
-
BRIN Kembangkan Teknologi Plasma, Mungkinkah Produksi Pupuk Lebih Ramah Lingkungan?
-
Gencatan Senjata Terancam Batal, Iran Bersumpah Bakal Hanguskan Seluruh Aset AS di Timur Tengah
-
Netanyahu Siap Negosiasi Langsung dengan Lebanon Usai Serangan Maut