Suara.com - Seorang remaja berinisal DI ditemukan tewas dengan posisi tergantung di sebuah rumah di Jalan Bandengan Utara, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (23/6/2019). Korban diduga gantung diri sebelum hari pertunangan dengan kekasihnya.
Kapolsek Tambora, Kompol Iver Son Manossoh mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh saksi bernama Irawati pada Minggu (23/6/2019) pagi. Di hari itu, Irawati bersama korban hendak menuju kawasan Balaraja, Banten untuk hadir di acara pertunangan korban.
"Jadi korban akan tunangan dengan pacarnya di Banten. Sehingga saksi ke kontrakan rumah korban," ujar Iver Son saat dikonfirmasi, Senin (24/6/2019).
Iver Son menyebut, Irawati saat itu bertemu orang tua korban di rumah tersebut. Kemudian, orang tua korban mengetuk kamar korban, namun tak ada jawaban.
"Karena tidak ada jawaban, akhirnya pintu didobrak," katanya.
Namun, setelah pintu terbuka, korban ditemukan tewas dalam posisi tergantung. Korban tergantung di luar kamar dekat dengan tempat jemuran.
"Setelah terbuka orang tuanya melihat ternyata korban sudah dalam posisi tergantung di luar kamar tempat jemuran pakaian," ujar dia.
Korban pun langsung di bawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk diautopsi.
Baca Juga: Diduga Depresi karena Sakit, Kakek Nekat Gantung Diri di Atas Kandang Ayam
Berita Terkait
-
Diduga Depresi karena Sakit, Kakek Nekat Gantung Diri di Atas Kandang Ayam
-
Diduga Alami Depresi, Seorang Mahasiswi Nekat Gantung Diri
-
Ali Akbar Ditemukan Tewas Gantung Diri di Cilandak, Polisi: Mata Melotot
-
Dipaksa Suami Gugurkan Kandungan, Perempuan Ini Putuskan Gantung Diri
-
Pemuda Tewas Tergantung di Kolong Tol Sragen, Tinggalkan Surat Wasiat
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak