Suara.com - Polres Metro Jakarta Utara mengagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 15 kilogram di kawasan Jakarta Utara. Dalam penggerebekan tersebut, polisi turut menangkap tiga orang degan inisial AN (45), MB (32), dan B (23)pada Selasa (18/6/2019) lalu.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisiaris Besar Polisi Argo Yuwono menerangkan, ketiga tersangka adalah pengedar sabu jaringan Pontianak, Kalimantan Barat. Dari kota tersebut, mereka pun mengirimkan sabu ke wilayah Jakarta.
"Ini adalah jaringan dari Pontianak ke Jakarta. Disinyalir ini adalah jaringan nasional tapi masih dalam pendalaman," kata Argo di Polres Metro Jakarta Utara, Senin (24/6/2019).
Argo menjelaskan, ketiga tersangka mengirimkan sabu ke kawasan Jakarta melalui perjalanan laut. Sabu tersebut dimasukkan kedalam sebuah mobil dengan nomor polisi KB 1128 AR dari Pontianak.
Selanjutnya mobil tersebut dikirim menggunakan kapal laut menuju pelabuhan Marunda Center. Argo menyebut, pengirim sabu dari Pontianak itu masih buron dan sedang dikejar.
"Terus kita mendapatkan ciri-ciri mobil yang dikirim dari Pontianak ke Jakarta, mobil ditujukan untuk seseorang di daerah Pulogadung," kata dia.
Lebih lanjut, Argo menyebut mobil tersebut dibawa oleh petugas ekspedisi yang hendak menuju ke sebuah alamat di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Utara. Dari temuan itu, polisi kemudian mengikuti mobil tersebut.
Di lokasi tersebut, polisi meringkus tersangka AN. Seusai menangkap AN, polisi kembali membekuk tersangka MB dan B di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur.
Atas perbuatannya para tersangka dikenakan pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 juncto pasal 132 UURI no. 35 tahun 2009 tentang narkotika.
Baca Juga: Pesan Terakhir Penusuk Pendeta: Lebih Baik Mati daripada Tertangkap Polisi
"Ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup," tutup Argo.
Berita Terkait
-
Selundupkan 15 Kg Sabu, Polisi Bekuk Tiga Orang di Jakarta Utara
-
Terima Sabu dari WN Nigeria, Warga Aceh Dibekuk Polisi di Tangsel
-
Sabu 9 Kg Ditemukan di Adaptor Charger dan Ember Cat, Polisi Buru Pelaku
-
Sabu 31.794 Kg Dimasukkan ke Mesin Es, Polisi Ringkus Dua WNA Malaysia
-
Tangkap Dua Kurir Narkoba Asal Aceh, Polisi: Satu Orang Mati Ditembak
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas