Suara.com - Fenomena hujan es disertai curah hujan yang tinggi terjadi di Desa Balingka, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Jumat (12/7/2019) Sore.
Fenomena langka yang menggemparkan warga tersebut terjadi sekira pukul 16.30 WIB.
"Kejadiannya tidak lama dan ukuran es juga tidak terlalu besar namun cukup bergemuruh saat jatuh di atap rumah dan mobil warga yang melintas," kata warga setempat, Hendra Firmanto (34) seperti dilansir Covesia.com - jaringan Suara.com.
Fenomena tersebut ternyata tidak hanya terjadi di kawasan Balingka, lantaran hujan es ini juga sempat mengguyur sebagian kawasan Matur.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedarutan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Wahyu Bestari mengemukakan mendengar laporan tersebut. Meski begitu, ia menyatakan tidak ada laporan kerusakan pascafenomena langka tersebut terjadi.
"Hingga saat ini belum ada laporan adanya kerusakan yang di timbulkan akibat hujan es ini," terang wahyu.
Selain itu, BPBD Agam mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, lantaran hujan es yang disertai curah hujan tinggi berpotensi besar menimbulkan banjir dan tanah longsor.
"Kami mengimbau masyarakat dan pengendara yang melintas untuk selalu waspada mengingat potensi curah hujan tinggi masih terjadi disekitar lokasi," ujarnya.
Baca Juga: Aceh Hujan Es, Begini Penjelasan dari BMKG
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
Terkini
-
Gaji Rp3,5 Juta Jadi Umpan: Perempuan Dijebak Sindikat Prostitusi Online di Cilegon
-
Misteri Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, TAUD Identifikasi 16 Pelaku dan Jejak Struktur Komando
-
Gus Yaqut Bantah Terima Uang 30 Ribu USD dari Maktour dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Kejahatan Perang Baru AS-Israel Terbongkar, Incar Museum dan Situs Sejarah Iran
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Sengketa Temuan Kasus Andrie Yunus: Polisi Sebut Tak Ada Sipil, KontraS Ungkap 'Operasi Sadang'
-
Korsel Bagi-bagi Duit Tak Mau Warganya Hidup Susah saat Harga BBM Naik
-
Dari Teknisi ke Tumpukan Kelapa Busuk: Perjuangan Rosikin di Pinggir Rel Kramat Pulo Demi Mimpi Anak
-
Jaksa Agung Didesak Turun Tangan Seret Penyiram Air Keras Andrie Yunus ke Peradilan Umum
-
Terkuak! Korban Mutilasi di Serang Baru Ternyata Dibunuh karena Tolak Curi Mobil Majikan