Suara.com - Banyak pegiat media sosial termasuk artis dan politisi yang kini mengunakan aplikasi FaceApp (aplikasi wajah tua). Hal itu pun mengundang reaksi Ferdinand Hutahaean.
Ketua Umum Divisi Hukum dan Advokasi Partai Demokrat itu pun mengunggah cuitan lewat jejaring sosial Twitter pribadinya. Sama seperti cuitan sebelumnya yang terkesan pedas, Ferdinand Hutahaean pun memberikan sentilan.
Lewat cuitannya pada Kamis (18/7/209), secara tersirat ia tidak mendukung penggunaan aplikasi FaceApp. Menurutnya orang yang menggunakan aplikasi yang disebutnya sebagai 'Fes Ap' tersebut bisa lupa diri.
"Warga yang ringkih, kelompok yang mudah dihipnotis. Baru teriak-teriak penghabisan, disuguhi aplikasi fes ap saja sudah langsung lupa kalau tetes darahnya belum netes," cuit @FerdinandHaean2.
Ia bahkan memberikan sindiran keras bagi pengguna FaceApp, tak peduli mereka laki-laki atau perempuan.
"Memang otak terbalik, hanya hobby dan doyan caci maki. Nggak perempuan nggak laki, sama saja kelakuannya," imbuhnya.
Secara otomotis, cuitan Ferdinand Hutahaean langsung memantik tanggapan warganet. Sayangnya cuitan tersebut malah dibalas dengan sindiran
"Oke, kami anggap ini sebagai pujian, lae!" tulis @mhdfericaink.
Sementara itu, akun @LontaraCS_MKS malah menghubungkan cuitan itu dengan Andi Arief yang juga menggunakan FaceApp.
Baca Juga: Netizen Berkicau Negara bukan Kue Bolu, Ferdinand Hutahaean Colek Prabowo
"Haha...Andi Arief tuh yang kena," tulisnya.
Berita Terkait
-
Satu Akun Tumbang Minta Maaf, Andi Arief Tagih Pelaku Fitnah SBY Lain: Kami Tunggu
-
Andi Arief: SBY Terganggu Difitnah Jadi Dalang Isu Ijazah Palsu Jokowi
-
Demokrat Murka SBY Dituduh Dalang Ijazah Palsu Jokowi, Akun TikTok Diberi 3 Hari untuk Minta Maaf
-
Difitnah Isu Ijazah Jokowi, Andi Arief: Pak SBY Terganggu, Kemungkinan Bakal Ambil Langkah Hukum
-
Geger Tudingan 'Orang Besar' Jadi Dalang Ijazah Palsu, Andi Arief: Pak Jokowi Serius Menuduh Biru?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?
-
Geger Siswa SD Akhiri Hidup Gegara Tak Mampu Beli Buku, Legislator NTT Minta Polisi Selidiki