Suara.com - Mayat perempuan tanpa busana ditemukan warga Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat (30/8/2019) pagi.
Jasad permepuan itu ditemukan di ladang mentimun, persisnya Jalan Pasar 2 Barat, Perumahan Naga Mas Lingkungan III Kelurahan Terjun.
Mujiono, saksi mata, mengatakan sekitar pukul 06.30 WIB, dia dipanggil seseorang yang diketahuinya bernama Sugiono yang kaget lantaran ada mayat di ladang timun.
Tak lama kemudian, warga berhamburan datang mengerumuni lokasi ditemukannya mayat.
“Setelah ramai orang datang, ditutup lah pakai daun pisang,” katanya.
Tak lama kemudian petugas Kepolisian Sektor Medan Labuhan datang mengecek, lalu membawa korban menggunakan mobil.
“Katanya dibawa ke RS Bhayangkara, diautopsi. Tapi cobalah ke Polsek Medan Labuhan, tadi pak kapolsek kan datang ke sini,” katanya kepada Kabarmedan.com—jaringan Suara.com.
Kapolsek Medan Labuhan Ajun Komisaris Edi Safari membenarkan adanya temuan mayat perempuan tanpa busana di ladang mentimun. Dia menjelaskan, saat ini mayat sedang diautopsi di RS Bhayangkara Medan.
Mengenai dugaan adanya tindakan kriminal atau kekerasan, pihaknya masih menunggu visum dan autopsi.
Baca Juga: Mayat Wanita Banyak Tusukan Ternyata Dibunuh Suami, Perkaranya Blokir FB
Jika tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, lanjut dia, akan langsung dibawa pulang oleh keluarganya.
“Tapi memang dari informasinya, dia ada gangguan jiwa. Sering marah-marah. Di dekat pajak UK situ. Jadi kalau orang dekat dia, dia melempar,” katanya.
Informasi yang terhimpun, mayat perempuan yang ditemukan tanpa busana di ladang mentimun milik Sugiono itu bernama Nurmauli Boru Marpaung, warga Lingkungan 21, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan.
Saat ditemukan, posisi mayat tertelungkup dan mulut mengeluarkan buih berbusa dan telinga mengeluarkan darah. Tidak ditemukan bekas tanda kekerasan di tubuhnya.
Berita Terkait
-
Bak Dapat Doorprize, Petugas Kebersihan Temukan Televisi di Got
-
Kena Pungli, Kernet Truk Wanita di Sumut Semprot Oknum Pemuda Pancasila
-
Tembak Pengedar Narkoba Jaringan Malaysia, Polisi Sita 2 Kg Sabu
-
Polisi Gelar Razia Besar-besaran Mulai Kamis dan 4 Berita Hit Lainnya
-
Viral Bocah SD Nangis Histeris Digebuki Teman, Camat Kasih Uang
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Adik Jadi Tersangka Korupsi Haji, Sikap Gus Yahya: Saya Tak Akan Intervensi
-
KPK Sita Rp100 M, Biro Travel Ramai-ramai Kembalikan Uang Panas Korupsi Kuota Haji
-
Tuai Polemik, Pramono Anung Pasang Badan Soal Pembangunan JPO Sarinah: Untuk Difabel
-
Kasus Mens Rea Berlanjut, Polisi Segera Klarifikasi Pandji Pragiwaksono
-
Doa Ibu Jelang Sidang Vonis Laras Faizati: Semoga Anak Saya Bebas dan Hidupnya Kembali!
-
Profil dan Rekam Jejak Yaqut Cholil Qoumas, Eks Menag yang Kini Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Menanti Vonis Empat Hari Jelang Ultah ke-27, Laras Faizati: Hadiah Terbaik adalah Kebebasan
-
Jakarta Waspada Superflu, Pramono Anung Persilakan Warga Suntik Vaksin Influenza
-
Luluk PKB: Penetapan Tersangka Gus Yaqut Harus jadi Momentum Reformasi Total Tata Kelola Haji
-
6 Fakta Kasus Yaqut Cholil Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji