Suara.com - Pagar gedung DPR RI yang dirobohkan oleh massa mahasiswa saat aksi menentang UU KPK serta RUU bermasalah, langsung diperbaiki, Selasa (24/9/2019) malam.
Pantauan Suara.com di lokasi, terlihat 6 orang tukang memperbaiki pagar tersebut. Mereka mengelas pagar yang rusak. Merekea juga memasangkan pagar yang copot.
Menurut salah satu tukang yang melakukan perbaikan, pagar diminta langsung diperbaiki oleh Biro Umum DPR RI. Namun, ia tidak diberikan estimasi waktu untuk pengerjaan pagar tersebut.
"Ya seselesainya saja, enggak tahu kapan. Kami mah kerjain saja," ujar petugas tersebut di depan gedung DPR RI, Selasa malam.
Namun, ia menduga perbaikan tersebut akan memakan waktu lama. Pasalnya hanya satu alat las untuk memasang 2 pagar yang jebol selebar sekitar 2 meter di bagian depan gedung DPR.
"Ya namanya mendadak begini. Kerjain seadanya saja," kata dia.
Untuk diketahui, sejak Selasa siang, ribuan orang yang terdiri dari mahasiswa berbagai universitas dan elemen masyarakat melakukan aksi di depan gedung DPR RI, Jalan Gatot Soebroto, Senayan, Jakarta Pusat.
Namun, Selasa sore, kerusuhan pecah. Kepolisian menembakkan gas air mata dan meriam air ke arah massa.
Bahkan massa menjebol pagar gedung parlemen Senayan untuk merangsek masuk. Namun polisi terus menghalau hingga massa terpukul mundur.
Baca Juga: Gerbang Belakang DPR Jadi Medan Tempur, Mahasiswa - Polisi Saling Serang
Tag
Berita Terkait
-
Cerita Nabila yang 30 Menit Tertahan di KRL saat Aksi Mahasiswa Ricuh
-
Tangkap Mahasiswa sampai Masuk Masjid, Polda Sulsel Minta Maaf
-
Meski Didemo Mahasiswa, Anggaran untuk DPR RI Tahun 2020 Naik Rp 5 Triliun
-
Ngakak, Ini Poster Aksi Mahasiswi Malang Singgung Skin Care hingga Zodiak
-
Sempat Bantah, Polda Sulsel Akui Anggotanya Buru Demonstran ke Dalam Masjid
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Mengenal 'Ambo', Sapi Raksasa 1,15 Ton Asal Tangerang yang Dipilih Prabowo untuk Idul Adha 2026
-
Skenario AS Jika Trump Diracun di China, Isi Surat Wasiat untuk JD Vance Terungkap
-
Niat Lerai Cekcok Berujung Maut, Dico Tewas Dikeroyok dan Dilempar dari Lantai 2 Weston Billiard
-
'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat
-
Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!