Suara.com - Tim dari Detasemen Khusus atau Densus 88 Anti Teror dikabarkan menangkap seorang terduga teroris di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi pada Jumat (11/10/2019), sekitar pukul 17.40 WIB.
Informasinya, terduga teroris yang belum diketahui identitasnya itu ditangkap di Jalan Raden Mattaher arah Bandara Muara Bungo, Kelurahan Cadika, Kecamatan Rimbo Tengah.
Paur Humas Polres Bungo Iptu M Nur ketika dikonfirmasi mengatakan belum mengetahui dengan pasti mengenai informasj tersebut. Pasalnya penangkapan dilakukan oleh Densus 88 Anti Teror.
Demikian juga dengan Kapolres Bungo AKBP Trisaksono Puspo Aji. Saat dikonfirmasi wartawan, Trisaksono tidak bersedia berkomentar.
“Nanti pihak Mabes Polri yang akan ekspos. Itu bukan kewenangan kita. Nanti takut salah penyampaiaan,” ujar Trisaksono, sebagaimana dilansir Metrojambi.com (jaringan Suara.com), Sabtu (12/10/2019).
Sementara itu, Kepala Satuan Tugas Wilayah Jambi Densus 88 Anti Teror Mabes Polri AKBP Januario Jose Morrais, saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya satu orang terduga teroris yang diamankan.
Namun mantan Kapolres Bungo itu juga belum bersedia berkomentar banyak terkait penangkapan tersebut.
“Masih pengembangan, jadi belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut,” ujar Morrais.
Sementara itu, dilansir Jambiseru.com (jaringan Suara.com), terduga teroris yang ditangkap itu berinisial R (34) dan tinggal di daerah Sungai Buluh, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo. Ia diketahui sebagai pria kelahiran Demak, Jawa Tengah.
Baca Juga: Mau Beraksi Amaliyah, 5 Terduga Teroris JAD dan MIT Dicokok Densus
Dari informasi yang dihimpun, R sehari-hari berjualan cilok keliling di sekitar wilayah Bungo. Di mata keluarga, kesehariannya R merupakan sosok yang pendiam.
“Keseharian menantu kami itu, memang jualan cilok keliling, selain itu dia juga membantu istri mengajar mengaji anak-anak warga sekitar, kalau anak saya itu, kerjanya jualan baju dan peralatan rumah tangga,” kata Wardi, mertua R (52) Minggu (13/10/2019).
Dikatakan dia, sejak menikah dengan anaknya, R tersebut tidak ada masalah dan kecurigaan yang menonjol karena dia memang sibuk jualan pergi pagi dan pulang sore. Namun kalau libur ikut juga bantu-bantu membuat batu bata.
Menurut Wardi, petugas bersenjata lengkap sempat mendatangi rumah menantunya itu dan membawa beberapa berkas.
"Seperti telepon seluler dan ada juga buku jihad. Kalau masalah buku tersebut ya kami tidak mengerti apa isi di dalam buku itu,” kata Teguh yang merupakan kakak ipar R.
Tag
Berita Terkait
-
Ditemukan Buku Jihad, Paku dan Kabel dari Sebuah Kontrakan di Bekasi
-
Densus 88 Geledah Rumah Abu Zee Wali Nikah Penusuk Wiranto
-
Sempat Diguyur Hujan, Kabut Asap Tebal Kembali Selimuti Kota Jambi
-
Untuk Mengurai Kemacetan, Kota Jambi Gunakan CCTV dan ATCS
-
Pinjam Celana Berujung Maut, Pemuda Jambi Tikam Sepupu hingga Tewas
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Polda DIY Selidiki Dugaan Pembubaran Ibadah Jemaat GMS di Bantul
-
Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri
-
Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia
-
Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan
-
Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump
-
Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online
-
Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i
-
DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI
-
Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan
-
Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku