Suara.com - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) wilayah Jabodetabek dan Banten akan menggelar aksi unjuk rasa di Istana Negara, Kamis (17/10/2019) besok.
Dalam selebaran yang diunggah di akun Instagram @bem_si, aksi tersebut bertajuk #TuntaskanReformasi. Adapun tuntutan dalam aksi tersebut adalah mendesak Presiden Joko Widodo untuk mengeluarkan Peraturan Pemerintah Penganti Undang-Undang (Perppu) KPK.
Dalam pernyataan dalam caption tersebut, harapan berada ditangan Jokowi untuk mencabut RUU KPK yang bermasalah. Untuk itu, BEM SI akan menggelar aksi pada pukul 13.00 WIB dengan titik kumpul berada di Patung Kuda.
"Kini satu-satunya harapan, ada pada sikap Presiden. Penetapan PERPPU untuk menarik RUU KPK menjadi tuntutan yang bergema dimana-mana. Presiden sampai hari ini belum menentukan sikap jelasnya," tulis koordinator BEM SI, Abdul Basit.
Berikut undangan terbuka demo tersebut:
#TUNTASKANREFORMASI
Arus gerakan besar mahasiswa dan masyarakat terus menerus bergaung dan bergema di setiap sudut nusantara.
Semua mendesak pemerintah untuk menghentikan berbagai hal buruk yang terjadi di negeri tercinta ini.
Semangat reformasi, sejak 20 tahun lalu, menghendaki adanya pemberantasan korupsi. Dan berdirinya KPK, menjadi salah satu bukti kehendak yang kuat untuk membasmi korupsi di negeri ini.
Tetapi, semangat reformasi kembali tergores, ketika DPR, dengan sewenang-wenang, mengesahkan RUU KPK hampir sebulan yang lalu. Semangat Reformasi akhirnya dikorupsi.
Baca Juga: Parade Relawan Jokowi Ditiadakan, Istana: Nanti Mungkin Ngaji Bareng Wapres
Kini, satu-satunya harapan, ada pada sikap Presiden. Penetapan PERPPU untuk menarik RUU KPK menjadi tuntutan yang bergema di mana-mana. Presiden sampai hari ini belum menunjukkan sikap jelasnya.
Saatnya kita kembali turun kejalan!
Reformasi masih harus dituntaskan!
Maka, aliansi BEM SI Wilayah Sejabodetabek - Banten kembali mengundang nurani seluruh mahasiswa dan masyarakat untuk bersatu dan melawan bersama kembali turun aksi yang akan dilaksanakan pada:
Tanggal : Kamis, 17 Oktober 2019
Pukul : 13.00 WIB
Lokasi : Patung Kuda - Istana Negara
DC : Almamater
Mari datang, suarakan, perjuangkan! Kita tidak ingin akhir cerita ini dimenangkan oleh para Tikus Berdasi!
Hidup Mahasiswa.!
Hidup Rakyat Indonesia.!
Berita Terkait
-
Polisi Larang Demo Saat Pelantikan Presiden, Jokowi: Tanya Kapolri
-
Jokowi Tak Larang Demo Saat Pelantikan, Polda Metro Gunakan Diskresi Polisi
-
Tak Larang Demo, Jokowi: Demonstrasi Dijamin Konstitusi
-
Jokowi Sebut Tak Ada Perintah Larang Demonstrasi Jelang Pelantikan Presiden
-
30.000 Personel TNI - Polri Siap Amankan Pelantikan Presiden
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba