Suara.com - Seiring dengan perkembangan zaman yang serba teknologi, tren musik pun lebih kini banyak menggunakan teknologi. Alat musik disempurnakan dengan teknologi terkini, sehingga mampu menghasilkan suara yang lebih indah, bahkan untuk para pengguna pemula sekalipun.
Salah satu alat musik yang kini tengah diperkenalkan pada publik adalah Yamaha DGX-660. Jenis ini merupakan piano elektrik yang telah melalui sejumlah terobosan dan inovasi, sehingga hadir lebih sempurna.
Yamaha DGX-660 memiliki 88 tuts dengan Graded Hammer Standard (GHS) dan suara piano kelas dunia. Teknologi Pure CF sampling dari Yamaha mampu mereproduksi suara dari concert grand piano kelas dunia, sehingga Anda akan berada dalam suasana konser musik.
.
Piano ini memungkinkan Anda menyanyi sekaligus bermain musik, karena Yamaha DGX-660 juga dilengkapi efek vokal digital, yang membuat Anda dapat memodifikasi suara Anda dengan efek vokal yang telah disediakan.
DGX-666 memiliki layar LCD monokrom yang bisa menunjukkan status parameter yang dipilih. Menariknya lagi, DGX bisa dikoneksikan dengan iOS Mobile yang bisa digunakan untuk mengontrol pengaturan instrumen hanya melalui aplikasi mobile saja.
Untuk memperkenalkan DGX-660, kali ini Yamaha menghadirkan promo istimewa. Khusus pembelian November - 29 Desember 2019, konsumen berhak mendapatkan harga spesial + Free Cover Eksklusif dan Free Akses Aplikasi FlowKey!
Anda juga mendapatkan aplikasi belajar piano dan 1 data audio lagu Natal selama 3 bulan secara gratis. Anda juga akan mendapatkan voucher gratis aktivasi aplikasi Flowkey selama 3 bulan, dengan mengisi form khusus yang telah disediakan. Flowkey merupakan aplikasi interaktif untuk belajar sendiri main piano.
Untuk mendapatkan promo menarik tentang DGX-660 dan aktivasi aplikasi Flowkey, Anda bisa klik https://bit.ly/DGX660promo19.
Segera kunjungi dealer Yamaha terdekat atau hubungi Yamaha Customer Communication Center (CCC) di nomor 021.5202580 (Direct Line) atau melalui Whatsapp di 0811-1924299 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang promo Digital Piano Yamaha DGX-660 ini.
Baca Juga: Keyboard Seri PSR-SX, Andalan Baru Yamaha untuk Indonesia
Berita Terkait
-
Keyboard Seri PSR-SX, Andalan Baru Yamaha untuk Indonesia
-
Terbuat dari Kerang Laut, Mengenal Tahuri, Alat Musik Khas Maluku
-
Pertama Kalinya, Alat Musik Indonesia Mejeng di Frankfurt Musikmesse 2019
-
Vincent Rompies Ketagihan Belanja Barang Otomotif di E-Commerce
-
Uniknya Dol, Gendang Khas Bengkulu Penyembur Semangat
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus