Suara.com - Kementerian BUMN mengaku mendapatkan banyak keluhan terkait perlakuan manajemen Garuda Indonesia terhadap karyawannya. Bahkan, maskapai plat merah tersebut disebut-sebut telah memperlakukan para awak kabin secara tidak manusiawi.
Sementara itu, para direktur petinggi Garuda Indonesia mendapatkan berbagai kemewahan. Bahkan, jajaran direksi juga menyalahgunakan perjalanan dinas mereka.
Selain berita mengenai dosa Garuda Indonesia yang terbongkar, Suara.com merangkum 4 berita heboh lainnya sepanjang Jumat (6/12/2019).
1. Erick Thohir Dapat Laporan Garuda Indonesia Tak Manusiawi ke Pramugari
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendapati keluhan terkait perlakuan manajemen Garuda Indonesia terhadap karyawannya. Bahkan, beberapa karyawan mengeluh dapat perlakuan yang tak manusiawi.
"Banyak laporan-laporan bahwa umpamanya karyawan bekerja di luar kemampuannya dalan arti manusiawi," kata Staf Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga, kata Arya saat ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (6/12/2019).
2. Dirut Dipecat, Karyawan Garuda Kirim karangan Bunga Lucu buat Erick Thohir
Keputusan Menteri BUMN Erick Thohir mencopot Ari Ashkara dari jabatan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk mendapat dukungan dari banyak pihak. Tak terkecuali dari Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI).
Baca Juga: Telisik Unsur Pidana Skandal Harley, Polda Segera Koordinasi ke Bea Cukai
Mereka menyambut baik keputusan tersebut hingga mengirimkan karangan bunga ke Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sebagai bentuk sukacita.
3. Viral Curhat Diduga Eks Istri UAS: Aku Ingin Menikah Sekali Seumur Hidup
Kabar perceraian pendakwah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) dan sang istri, Mellya Juniarti, menyita perhatian publik. Pengadilan Agama (PA) Bangkinang, Riau, mengabulkan gugatan cerai talak UAS pada 3 Desember 2019.
Usai perceraian, warganet memburu sosok eks istri UAS, Mellya Juniarti. Akun jejaring sosial Facebook yang diduga milik Mellya Juniarti, menjadi sasaran. Salah satunya yang menjadi sorotan adalah curahan hatinya sebelum dinikahi UAS.
Berita Terkait
-
Terpopuler: Arti Mens Rea yang Bikin Panas Dingin hingga Istri Dilarang Jadi IRT Dalam Hukum Islam
-
Saham Garuda Indonesia (GIAA) Meroket Awal 2026, Ini Penyebabnya
-
5 Fakta Pramugari Gadungan yang Viral, Menyamar Pakai Seragam Berujung Terciduk di Soetta
-
Jejak Emas Rakyat Aceh Bagi RI: Patungan Beli Pesawat, Penghasil Devisa & Lahirnya Garuda Indonesia
-
Penerbangan Terakhir: Drama Perselingkuhan Pilot Muda dengan Pramugari
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar