Suara.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti semakin getol untuk memprotes wacana diberlakukan ekspor benih lobster.
Bahkan, ia sempat mengancam akan mempolisikan akun yang menyebut perusahaannya, PT ASI Pudjiastuti membeli bibit lobster.
Ancaman ini dilontarkan Susi dalam tulisan yang diunggah di akun Twitter pribadinya, @susipudjiastuti, pada Selasa (17/12/2019).
Ini berawal dari unggahan Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Miftah Nur Sabri yang menjelaskan tentang baby lobster dikomentari oleh akun Twitter @abu_syfa.
Miftah, melalui akun @MiftahSabriOff1, mengatakan "Jangan samakan baby lobster dengan baby baby produk laut lain seperti ikan,udang dll. Survival rate nya di alam kurang dari 1 persen. Dari 100 baby lobster yang lahir bisa dipastikan 99 pasti mati 1 belum tentu hidup dan atau 1 bisa hidup".
Akun @abu_syfa kemudian berkomentar, "Ha-ha-ha Bu Susi itu salah satu usahanya lobster lho. Apa beliau tidak paham?"
Kemudian warganet lain dengan akun @danubudiyono juga berkomentar, "Ha-ha ya ya..Bukan rahasia umum lagi bagi nelayan, siapa yang slama ini main BL".
Mengetahui komentar dari akun @abu_syfa dan @danubudiyono, Susi kemudian marah dan mengancam. Ia tidak terima perusahaannya dituduh membeli bibit lobster.
"Buktikan tuduhan anda benar. Atau saya akan laporkan ke polisi. PT ASI tidak pernah beli bibit lobster. PT ASI hanya beli lobster ukuran 200 gram ke atas, tidak bertelur. Sudah 15 tahun tidak ekspor Lobster," tulis Susi.
Baca Juga: Bernada Sindiran, Ini Karangan Bunga Saat Lustrum XIV UGM dari Mahasiswa
Menjawab ancaman dari Susi, akun @abu_syfa kemudian membalas, "Saya kira tidak ada yang membuat tuduhan..penjelasan Miftah pada video seakan-akan menihilkan pengetahuan Bu Susi tentang lobster. Allahu'alam".
Sementara itu warganet yang lain justru berharap Susi serius menanggapi tuduhan tersebut. Mereka ingin agar Susi benar-benar melaporkan akun tersebut.
Untuk diketahui, ketika Susi menjabat sebagai Menteri KKP, ia mengeluarkan kebijakan larangan ekspor benih lobster melalui Peraturan Menteri Kelautan Dan Perikanan Nomor 1/2015 tentang Penangkapan Lobster, Kepiting dan Rajungan. Kali ini muncul wacana Edhy Prabowo bakal menghapus larangan tersebut.
Susi kemudian membuat protes melalui akun media sosial pribadinya. Mulai dari mengunggah ulang komentar warganet yang sependapat dengannya hingga menjelaskan jumlah kerugian negara akibat kebijakan ekspor benih lobster.
Berita Terkait
-
Susi Pudjiastuti Raih Penghargaan Tokoh Publik Paling Dikagumi
-
Umat Kristiani Dilarang Natalan hingga Ibu Kota Pindah Untungkan Elite
-
Polemik Ekspor Benih Lobster, Kesatuan Nelayan Pandeglang: Setuju Sekali
-
Susi Beri Bukti Keuntungan Setelah Dulu Dia Larang Ekspor Bibit Lobster
-
Eksportir Skakmat Edhy Prabowo soal Lobster: Ini Ide Teraneh yang Saya Tahu
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Babak Baru Polemik Jabatan Sekda Kota Tangsel, Ansor Jalani Persidangan di PTUN
-
Bandara Husein Sastranegara Segera Aktif Lagi, Farhan Sebut Bakal Layani 11 Rute
-
15 Teman Kuliah Jokowi di UGM akan Bersaksi saat Sidang Roy Suryo dan dr Tifa
-
Unisa Yogyakarta Raih Penghargaan JBBA 2026 di Klaster Pendidikan
-
Oknum Pejabat Madiun Tertangkap Kamera Asyik Main Kartu Virtual saat Rapat Paripurna di DPRD
-
Penjualan Mobil Niaga Ringan Melonjak, Gaikindo Akui Kontribusi MBG
-
Geledah Rumah Bupati Sukoharjo, KPK Amankan Uang Hingga Perhiasan
-
Siap-Siap! Pemkab Bekasi Gelar Operasi Pajak Gabungan di Tambun Utara, Blokir STNK Penunggak?
-
ENHYPEN Hadiri Panel Vampir di San Diego Comic-Con 2026 Lewat DARK MOON
-
Parpol Tak Penuhi Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Diusulkan Didiskualifikasi