Wuhan tetap menjadi "prioritas utama" dan staf medis tambahan akan dikirim ke sana, kata komite.
Mereka mengatakan para pejabat harus memikul tanggung jawab penuh atas tugas mereka dalam pencegahan epidemi, dan mereka yang gagal melakukannya akan dihukum.
Terungkap bahwa dua pejabat di kota Huajiahe dicopot dari jabatan mereka setelah seorang remaja yang mengidap lumpuh otak (cerebral palsy) meninggal setelah ayahnya - dan satu-satunya pengasuhnya - dikarantina karena dicurigai terinfeksi virus corona.
Peningkatan angka kematian pada hari Minggu - 57 - merupakan yang terbesar dalam satu hari sejak virus terdeteksi akhir tahun lalu. Semua korban jiwa kecuali satu berada di provinsi Hubei. Kematian yang terjadi pada hari Senin tampaknya melampaui itu.
Dua rumah sakit baru dibangun secara kilat di Wuhan, meskipun belum sepenuhnya beroperasi.
Provinsi dengan jumlah penduduk lebih dari 300 juta itu telah diperintahkan untuk mewajibkan penggunaan masker di tempat umum.
Namun ada kekurangan peralatan dan Kementerian Luar Negeri China pada hari Senin meminta bantuan kepada negara-negara lain.
Juru bicara Hua Chunying mengatakan: "Yang paling dibutuhkan China saat ini adalah masker medis, pakaian pelindung, dan kacamata keselamatan."
Beberapa kota, termasuk Shanghai, memperpanjang liburan Tahun Baru Imlek, dengan banyak sekolah masih tutup.
Baca Juga: Hong Kong Konfirmasi Kematian Pertama karena Virus Corona Wuhan
Sumber: BBC Indonesia
Berita Terkait
-
WNI dari Wuhan Sempat Ditolak Warga, Bupati Natuna Bahas Karantina di DPR
-
Jadi Lokasi Karantina WNI Wuhan, Ribuan Warga Ramai-ramai Tinggalkan Natuna
-
Hong Kong Konfirmasi Kematian Pertama karena Virus Corona Wuhan
-
Ekonomi Global Dihantam Virus Corona, Perbankan Siap-siap Kena Imbasnya
-
Menderita karena Virus Corona, Viral Video Pasangan Lansia Terbaring Lemah
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'