Suara.com - Nasib malang menimpa seorang bocah laki-laki bernama Taufik. Anak berusia lima tahun itu ditemukan sudah bernyawa di bendungan Penimbung Gunung Sari, Lombok Barat, NTB pada Selasa (11/2/2020) kemarin.
Dikutip dari Beritabali.com--jaringan Suara.com, Rabu (12/2), sebelum ditemukan tewas, bocah malang ini sempat menemani neneknya, Petiah yang sedang menjaga kebun durian sejak pukul 13.30 WITA.
Korban baru disadari menghilang di tempat oleh neneknya pada pukul 15.00 WITA. Sedangkan pada saat itu debit air sungai deras.
Sehingga nenek korban mencurigai kalau cucunya hanyut terbawa arus sungai.
Selanjutnya keluarga korban dibantu warga setempat langsung melakukan pencarian, menyusuri sungai.
Dari hasil penelusuran, Taufik diduga tewas setelah hanyut di aliran sungai. Jenazah Taufik ditemukan 1,5 km dari lokasi kejadian di kali/bendungan Meninting yang sedang dibangun pada pukul 16.00 WITA.
Berita Terkait
-
Geger Mayat Perempuan Bercelana Ungu Tergeletak di Pintu Rel Kereta Kosambi
-
WN China Tewas yang Membusuk di Apartemen Meikarta Masih Kenakan Masker
-
Nyaris Bugil, Ada Jeratan Kawat di Leher dan Kaki Mayat Wanita dalam Karung
-
Mayat Wanita Terbungkus Karung Goni Gegerkan NTB, Diduga Tewas Dianiaya
-
Warga Temukan Mayat Setengah Telanjang Tersangkut di Bebatuan Sungai
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya