Suara.com - Eks penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kompol Rosa Purbo Bekti mengaku keberatan jika dikembalikan Polri pasca diberhentikan oleh Ketua KPK Firli Bahuri.
Menanggapi hal tersebut, Karo Penmas Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono merespon santai dengan menyebut itu hak pribadi Kompol Rosa.
"(Hak) mereka lah, silakan saja," kata Argo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (21/2/2020).
Argo menyebut sikap Polri sejauh ini adalah membatalkan surat pemindahan Kompol Rosa dari KPK ke Polri, artinya status kerja Kompol Rosa hingga saat ini tidak jelas.
"Kita kan membatalkan, sudah lah nanti biarkan. Nanti ya, biarkan saja ya," tegasnya.
Diketahui, Kompol Rosa telah mengajukan surat keberatannya kepada Pimpinan KPK agar dirinya tidak jadi dikembalikan ke Polri pada 14 Februari lalu. Rosa sudah dikeluarkan dari KPK sejak 1 Februari 2020.
Plt Jubir KPK Ali Fikri mengatakan pimpinan KPK menghargai upaya keberatan dari Rosa namun masih membahas keberatan itu dan belum mengambil keputusan.
Di sisi lain, Polri bersikeras berpegangan pada surat penugasan Kompol Rosa di KPK yang masa berlakunya habis pada September mendatang, sehingga Kompol Rosa belum bisa kembali ke Polri saat ini.
Baca Juga: Mendadak Ditarik ke Kejagung, Yadyn Sempat Beri Pesan ke Penyidik KPK
Berita Terkait
-
Mendadak Ditarik ke Kejagung, Yadyn Sempat Beri Pesan ke Penyidik KPK
-
DPR Tanya soal Harun Masiku dan Isu Penyidik KPK Disekap, Kapolri: Gak Tahu
-
Jika Diperlukan Penyidik, KPK Baru Geledah Kantor PDIP Terkait Kasus Harun
-
2 Penyidik KPK Dikembalikan, Polri: Masa Tugasnya Habis
-
Rekaman CCTV Penggeledahan Penyidik KPK di Kantor DPP PDIP
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Dasco Wakili Presiden Prabowo Lepas Keberangkatan Kloter I Jemaah Haji ke Mekkah Hari Ini
-
Warga Yordania Usir Militer AS, Sadar Negaranya Cuma Dijadikan 'Boneka'
-
Penembakan Turis di Piramida Teotihuacan Meksiko Mengancam Keamanan Piala Dunia 2026
-
PM Terpilih Hungaria Ancam Tangkap Benjamin Netanyahu Jika Masuk Wilayahnya
-
Target Irit Menko Yusril: Naikkan Indeks Pembangunan Hukum Cuma 0,01 Poin, Emang Berarti?
-
Menlu Sugiono: Overflight Access AS Tetap Utamakan Kedaulatan dan Kepentingan Nasional
-
Viral Lahan Pribadi Disulap Jadi Parkir Liar di Melawai, Kini Sudah Dipasang Rantai
-
Perdamaian AS - Iran Makin Runyam, Blokade Laut Donald Trump Sampai Samudra Hindia
-
Kisah Mbah Tiwi: Tubuh Bungkuk di Balik Asap Tungku Arang, Jemput Rezeki Terhormat di Usia 76 Tahun
-
Baku Tembak di Papua Tewaskan 12 Warga Sipil, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi