Suara.com - Perdana Menteri India Narendra Modi berencana akan menutup seluruh akun media sosialnya. Pengumuman ini disampaikannya dalam cuitan yang diunggah ke akun Twitter resminya, @narendramodi, pada Senin (2/3/2020).
Muncul berbagai spekulasi sesaat setelah Modi berencana menepi dari Facebook, Twitter, Instagram dan YouTube.
Dalam cuitannya, PM Modi menulis, "Minggu ini, saya berpikir akan menutup akun media sosial di Facebook, Twitter, Instagram & YouTube. Kami akan memberitahukan anda".
Pantauan Suara.com, cuitan itu telah mendapatkan lebih dari 145 ribu likes dan 43 ribu retweet pada Selasa (3/3/2020) pagi.
Sementara itu, anggota parlemen Kongres Shashi Tharoor khawatir keputusan PM Modi untuk menutup akun media sosial berujung pada pelarangan medsos di negara tersebut.
Dilaporkan oleh NDTV, Selasa (3/3/2020), saat ribuan pendukung PM Modi memintanya untuk tidak menutup akun, pihak oposisi dan aktivis memberi kritik. Seperti yang disampaikan oleh Tharoor dalam cuitannya.
"Pengumuman mendadak PM telah membuat banyak orang khawatir apakah itu merupakan awal untuk melarang layanan ini di seluruh negeri juga," cuit Tharoor, Selasa (3/3).
"Seperti yang diketahui Narendra Modi, media sosial juga bisa menjadi kekuatan untuk kebaikan, pesan positif & bermanfaat. Tidak ada tentang menyebarkan kebencian," imbuhnya.
Selain itu, komentator politik sekaligus mantan ajudan mantan Perdana Menteri Atal Bihari Vajpayee, Sudheendra Kulkarni ikut buka suara.
Baca Juga: 2 Warga Terjangkit Corona, 1 Masker di Stasiun Depok Dijual Rp 5 Ribu
Ia curiga bahwa PM Modi keluar dari media sosial dapat berarti sesuatu sedang diusahakan untuk membuat warga mengikutinya.
"Serangan besar terhadap kebebasan berekspresi dan komunikasi rakyat India -sumber demokrasi- bisa datang. Saatnya untuk waspada," tulis Kulkarni.
PM Modi termasuk salah satu pemimpin dunia yang paling banyak diikuti di media sosial.
Ia memiliki 53,3 juta pengikut di Twitter, 44 juta di Facebook, 35,2 juta di Instagram dan 4,5 juta di YouTube.
Rencana penutupan akun media sosial oleh PM Modi ini terjadi setelah kerusuhan rasis di Delhi, India.
Kerusuhan Delhi
Berita Terkait
-
Susul Indonesia, India Umumkan 2 Kasus Terbaru Virus Corona
-
Bertaruh Nyawa, Pria Hindu India Selamatkan 6 Muslim saat Kerusuhan
-
Kisahkan Kerusuhan Delhi, Nasreen: Kesalahan Kami Terlahir sebagai Muslim
-
Zakir Naik Serukan Ulama Dunia Jihad usai Kerusuhan dan 4 Berita Lainnya
-
Sindhu Dilatih Pelatih Bulutangkis Asal Indonesia, Ini Respons Sang Ayah
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal