Suara.com - Manajemen Hotel Des Indes, Menteng memastikan Paloma Bistro tetap buka dan beraktivitas normal pada hari ini, meski Pemprov mengaku telah menutup sementara tempat tersebut kerena dianggap belum terbebas dari virus Corona alias COVID-19.
Diketahui, tempat tersebut diduga menjadi tempat penularan virus Corona dari WN Jepang ke dua warga asal Depok yang terdiri dari ibu berusia 64 tahun dan anaknya 31 tahun.
"Oh enggak, kami tetap beroperasional seperti biasa. Tidak ada namanya perubahan dalam hal apapun," ujar Sales & Marketing Manager Hotel Des Indes, Meneng, Arthada Tri Kuntari saat dikonfirmasi Suara.com, Kamis (5/3/2020).
Tari berujar bahwa kondisi di Paloma Bistro sendiri aman. Diketahui Dinas Kesehatan juga telah melakukan pemeriksaan terhadap Paloma. Menurut Tari, hingga kini kondisi Paloma sendiri masih dalam pemantauan.
"Untuk itu mungkin gak ada itu kita kaya gitu. Karena sebenarnya kita ini clear, kita aman gitu. Betul dan dari Dinkesnya tersebut memang kita dinyatakan dalam pemantauan gitu jadi aman," ujar Tari.
Terkait pernyataan dari Dinas Pariwisawa dan Ekonomi Kreatif sendiri, Tari mengatakan belum ada rencana yang mengarah kepada koordinasi terkait status Paloma Bistro.
Menurutnya, sejauh ini koordinasi dan komunikasi dilakukan dengan Dinas Kesehatan pasca pemeriksaan akibat dugaan penularan virus Corona di lokasu tersebut.
"Kalau misalkan itu, kalau kami kan masih dalam pemantauan jadi mesti berhubungan dengan Dinkes-nya tersebut dalam waktu berkala hari gitu dan alhamdulillah kami fine-fine aja," kata Tari.
Diketahui, Paloma Bistro, Menteng dan Amigos Kemang menjadi dua lokasi tempat hiburan yang disinyalir menjadi lokasi penularan virus corona (Covid-19).
Baca Juga: Selain Corona, 10 Penyakit Ini Pernah Jadi Wabah Mengerikan di Dunia
Dua tempat itu dinyatakan telah ditutup untuk sementara waktu.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispar Ekraf) DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia mengatakan kedua tempat itu tengah dalam pemeriksaan oleh pihak kesehatan. Penutupan ini dilakukan untuk memperlancar proses pengecekannya.
"Kami minta untuk tidak buka hanya Amigos Kemang dan Paloma Menteng," ujar Cucu saat dihubungi, Kamis.
Sebelumnya Manajer Hotel Des Indes, Darmawiharto, menyampaikan alasan pihaknya tetap beroperasi normal lantaran mengklaim Paloma Bistro dalam kondisi baik-baik saja.
"Tentunya tidak (menutup sementara) ya. Kami merasa bahwa situasi kami saat ini baik-baik saja," kata Darmawiharto saat jumpa pers di Hotel Des Indes, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2030).
Darmawiharto kemudian menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan pun telah memeriksa dan mewawancarai 63 karyawannya usai adanya pemberitaan yang menyebut WNI berusia 31 tahun tertular virus corona dari WNA Jepang saat mengahdiri acara Latin Dance di Paloma Bistro.
Tiga dari 63 karyawan tersebut merupakan staf pelayan yang bertugas saat acara Latin Dance digelar di Paloma Bistro pada 15 Februari 2020 lalu.
Menurut Darmawiharto, pihaknya telah menyampaikan kepada Dinkes bahwa sejak 15 Februari hingga kabar WNI diduga tertular virus corona di Paloma tidak ada satupun karyawannya yang sakit atau terindikasi gejala virus bernama resmi Covid-19 tersebut.
"Sehingga kami yakinkan tempat kami aman. Dikuatkan dengan karyawan kami sekitar 63 orang sampai saat ini tidak ada izin untuk tidak masuk kerja karena sakit," katanya.
Berita Terkait
-
Wali Kota Depok Umbar Data Warga Positif Corona, Tetangga: Semua Syok
-
36 Perawat RS Mitra Keluarga Jalani Tes Virus Corona
-
Geger! 2 Anjing dan Seekor Kelinci di Depok Dicurigai Terinfeksi Corona
-
Belum Dinyatakan Aman Corona, Pemprov Larang Paloma dan Amigos Beroperasi
-
Selain Anjing, WNI Positif Corona Pelihara Kelinci, Ikut Tertular Majikan?
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
KPK Soroti Dugaan Korupsi Lintas Rezim di Sukoharjo, Diduga 'Tradisi' dari Era Suami ke Istri
-
Sudah Mundur dari Jampidsus, Kapan Febrie Adriansyah Diperiksa? Begini Jawaban Polda Metro
-
Barbuk Emas dan Uang Punya Siapa? Hensa Desak Transparansi Kasus Usai Jampidsus Febrie Mundur
-
Usai Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
-
Jawa Tengah Darurat Korupsi? 4 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK dalam Waktu Singkat
-
KPK Ungkap Modus Bupati Sukoharjo, Gunakan SK Paksa ASN Setor Insentif hingga Rp2,93 Miliar
-
Klarifikasi Kejati Jateng: Tak Ada Pemeriksaan Personel Polri Terkait SPPG
-
KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Pemkab Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan
-
Drama Perceraian Bupati Gowa Berbuntut Laporan Polisi: Mantan Suami Cium Aroma Kesaksian Palsu
-
Habiburokhman Tegaskan Mundurnya Jampidsus Febrie Tak Boleh Hentikan Pengusutan Kasus Korupsi