Suara.com - Ketua Tim Pakar Gugus Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebut cairan disinfektan hanya bersifat sementara. Cairan disenfektan juga tidak akan melindungi seseorang dari virus jika melakukan kontak dengan orang sakit.
"Cairan disinfektan bisa membersihkan virus pada permukaan benda-benda dan pada tubuh atau baju dan tidak akan melindungi anda dari virus, jika berkontak erat dengan orang sakit. Jadi sifatnya adalah hanya bersifat sementara," ujar Wiku dalam video konferensi pers di BNPB, Senin (29/3/2020).
Menurut Wiku, cairan disinfektan merupakan senyawa kimia yang digunakan untuk proses dekontaminasi yang membunuh mikroorganisme, virus bakteri pada objek permukaan benda mati.
Selain itu, cairan disinfektan juga digunakan di permukaan lantai, meja permukaan lain yang sedang disentuh peralatan medis dan lain-lain.
Kendati demikian, penggunaan cairan disinfektan di area publik, transportasi, pasar, tempat ibadah, sekolah, rumah makan harus memperhatikan komposisi dan jenis bahan desinfektan.
Terlebih tidak dianjurkan dengan cara berlebihan, yakni fogging yang dapat mengganggu pernafasan dan menyebabkan iritasi.
"Dalam rangka pencegahan covid-19 penggunaan cairan desinfektan di area publik ,transportasi, pasar, tempat ibadah, sekolah rumah makan, perlu memperhatikan komposisi dan jenis bahan desinfektan dan tidak dianjurkan dilakukan secara berlebihan seperti fogging, karena dapat menimbulkan iritasi kulit bahkan mengganggu pernafasan," kata dia.
Sementara penggunaan cairan disinfektan di permukaan benda tertentu menggunakan penyemprotan atau pengelapan dengan menggunakan sarung tangan.
"Penggunaan cairan disinfektan dilakukan spesifik pada lokasi dan benda-benda yaitu lantai, kursi meja gagang pintu ,tombol lift dan handle eskalator, mesin ATM, etalase, wastafel dan lain-lain. Setelah menyemprotkan permukaan benda, sebaiknya 1 menit, dilakukan pengelapan permukaan menggunakan sarung tangan," katanya menjelaskan.
Baca Juga: Penyemprotan Disinfektan Langsung ke Tubuh Berbahaya, Ganti Pakai Ini
Berita Terkait
-
Penyemprotan Disinfektan Langsung ke Tubuh Berbahaya, Ganti Pakai Ini
-
Buruh Ancam Demo Besar Jika DPR Masih Bahas Omnibus Law saat Pandemi Corona
-
Gara-gara Ini, Rossa Ajak Nagita Slavina dan Raffi Ahmad Duet Online
-
Seperti Pendeta Sintiche, Jenazah Judy Pengusaha di Batam Dibungkus Plastik
-
Tertular Virus Corona Covid-19, Kucing di Belgia Sembuh dalam 9 Hari
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
BRI Temani PMI Bangun Masa Depan, Bukan Sekadar Kirim Remitansi
-
Hampir 10 Tahun Terpisah, BRI Wujudkan Momen Haru Yuni Bertemu Sang Ibu di Taiwan
-
Ulasan An Incurable Case of Love: Kisah Cinta Manis antara Perawat dan Dokter
-
5 Sunscreen Reef Safe Wajib untuk Liburan di Pantai, Ramah Lingkungan
-
BRI Bawa Seorang Ibu dari Pati ke Taiwan untuk Temui Putrinya yang Jadi Pekerja Migran Indonesia
-
Satu Dekade Menahan Rindu, BRI Pertemukan Yuni dengan Sang Ibu di Taiwan
-
Setelah 10 Tahun, BRI Jadi Perantara Pertemuan Seorang PMI dan Ibunya Lewat Program Tali Kasih
-
Karhutla Melanda di Berbagai Wilayah, Apa yang Bisa Kita Lakukan sebagai Warga Negara?
-
BRI Wujudkan Mimpi Pekerja Migran Indonesia Pulang ke Tanah Air dan Berkumpul Dengan Keluarga
-
Sebelum Hengkang ke Arema FC, Mauro Zijlstra Bicara Obrolan Serius dengan Shin Tae-yong