Suara.com - Angka kasus positif Covid-19 di Indonesia kian bertambah menjadi 1.414 orang. Setidaknya, dari sehari sebelumnya terdapat penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 129 orang pada Senin, (30/3/2020) sore ini.
Berdasar data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang diterima Suara.com, dari 129 kasus baru yang ditemukan hari ini, penambahan kasus paling banyak ditemukan di wilayah Jawa Barat yakni sebanyak 25 kasus. Kemudian, Jakarta sebanyak 24 kasus.
Hingga kekinian berdasar data tersebut juga diketahui Jakarta dan Jawa Barat merupakan wilayah yang paling banyak memiliki kasus positif Covid-19. Hingga sore ini setidaknya ada 698 kasus positif di Jakarta dan 180 kasus positif di Jawa Barat. Sementara, pada posisi ketiga dengan angka kasus terbanyak berada di wilayah Banten, yakni sebanyak 128 kasus.
Seiring dengan kian bertambahnya angka kasus positif di Indonesia Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto berharap hal itu dapat menjadi perhatian bersama.
Yuri lantas meminta masyarakat tetap mematuhi anjuran pemerintah seperti menerapkan jaga jarak, cuci tangan, dan tetap berada di rumah.
"Oleh karena itu mari bersama-sama kita mencoba untuk secara bersungguh-sungguh mengawali dari yang paling hulu adalah kita berusaha untuk memutus rantai penularan di tengah masyarakat," kata Yuri dalam keterangan resmi yang disiarkan akun YouTube BNPB, Ssnin (30/3/2020) sore.
Sebagaimana diketahui, angka kasus positif Covid-19 di Indonesia kian bertambah sebanyak 129 orang. Hingga Senin (30/3/2020) sore ini tercatat sebanyak 1.414 orang dinyatakan positif Covid-19.
Disisi lain jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh juga bertambah sebanyak 11 menjadi total 75 orang. Meski, angka kematian akibat Covid-19 juga bertambah 8 dengan total keseluruhan berjumlah 122 orang.
Baca Juga: Instruksi Anies, Jemaah Masjid Kebon Jeruk Dipindah ke RSD Wisma Atlet
Berita Terkait
-
Jokowi Minta Pasokan Rapid Test Cukup saat Pembatasan Sosial Skala Besar
-
Stok APD Menipis, Jokowi Sebut Indonesia Butuh 3 Juta APD hingga Akhir Mei
-
Jokowi Tetapkan Tahapan Baru Lawan Covid-19, Istilahnya Buat Publik Bingung
-
Pimpin Ratas Penanganan Covid-19, Jokowi: Harus Ada Kebijakan Darurat Sipil
-
Jokowi: Imbauan Larangan Mudik Saja Tak cukup, Harus Lebih Tegas
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
Terkini
-
Terduga Pelaku Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Diamankan Polisi
-
Arief Hidayat ke Adies Kadir: Kita Harus Pertanggungjawabkan Kepada Tuhan, Tidak Bisa Seenaknya
-
Dapat Teror Karangan Bunga Berisi Intimidasi, Dokter Oky Pratama Lapor Polda Metro Jaya
-
KPK Gelar OTT Senyap di Kalsel, Siapa yang Terjaring di KPP Banjarmasin?
-
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Jabatan Bergilir atau Prestasi Diplomatik?
-
Bursa Calon Ketua OJK Memanas: Misbakhun Buka Suara Soal Isu Gantikan Mahendra Siregar
-
Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana
-
Geger! Bom Molotov Dilempar ke Sekolah di Kubu Raya
-
Prabowo 'Hardik' Negara Besar Soal Pembantaian, Pakar UMY Ungkap Target Spesifik di Baliknya!
-
Mahfud MD Soroti Kekerasan Aparat: Reformasi Polri Diserukan, Brutalitas Masih Terjadi