Suara.com - Penyebaran virus Corona alias COVID-19 kian masif di Indonesia. Bahkan, Jakarta disebut menjadi episentrum penyebaran pandemi ini lantaran jumlah orang yang terjangkit dan angkat kematian paling tinggi dibandingkan daerah-daerah lain.
Guna menangkal penyebaran virus, warga Kelurahan Keagungan, RW 08 dan 09, Jakarta Barat melakukan lockdown atau karantina wilaya mandiri.
Bentangan spanduk dan pagar bambu jadi penghalang warga yang tak berkempentingan dilarang masuk wilayah tersebut.
Seperti dilihat secara langsung oleh Suara.com di lokasi pada Jumat (3/4/2020) siang nampak akses yang lockdown tersebut merupakan jalan bernama Jalan Kerajinan, RW 08 dan 09, Keagungan, Jakarta Barat.
Terlihat dalam bentangan tulisan spanduk lockdown tersebut ada larangan yang menyebut profesi pedagang keliling, debt collector (penagih utang), hingga Tamu Kost tidak boleh masuk sembarang ke wilayah tersebut.
"Demi pepencegahan penularan virus corona selain warga RW. 08 & 09 Kelurahan Keagungan dilarang masuk; bank keliling, collector, Koperasi Simpan Pinjam, Tamu Kost," tulis larangan dalam spanduk.
Sementara itu menurut warga sekitar lockdown sendiri baru dilakukan warga sejak dua hari terkahir. Alasanya, untuk pencegahan penularan virus corona sedini mungkin.
"Ini udah 2 hari (di-lockdown). Bagus buat pencegahan dini," kata salah satu warga yang ditemui Suara.com.
Baca Juga: Divonis Hakim Jarak Jauh, Vina Garut Kasus Video Gangbang Dipenjara 3 Tahun
Tag
Berita Terkait
-
Pesantren Lockdown, Satri di Semarang Stor Hafalan Al Quran via Video Call
-
Ganjar: Tegal Terlanjur Lockdown Tapi Tak Anggaran Belum Siap
-
Kutip Firman Alquran, MUI: Mudik di Tengah Wabah Corona Hukumnya Haram
-
Update Pasien Corona di RSD Wisma Atlet: 127 Positif, 238 PDP, 72 ODP
-
Akibat Lockdown, Banyak Kota Besar di Dunia Dikuasai Binatang
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Tunaikan Umrah, Momen Megawati Didampingi Prananda dan Puan Ambil Miqat Masjid Tan'im
-
Bukan Sekadar Penanam: Wamen Veronica Tan Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Tata Kelola Hutan
-
Indonesia-Norwegia Luncurkan Small Grant Periode IV, Dukung FOLU Net Sink 2030
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat