Suara.com - Media asing Reuters menyoroti angka pemakaman warga di DKI Jakarta yang melonjak tajam pada Maret 2020. Media tersebut mencurigai lonjakan ini akibat kematian pasien virus corona.
Sementara itu, Rocky Gerung tidak menyakini Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Padjaitan (LBP) akan memperkarakan Said Didu. Sebab, LBP dinilai menerima kritik.
Berikut 7 berita populer yang dihimpun Suara.com, Minggu (5/4/2020).
1. Lonjakan Angka Pemakaman Warga di Jakarta Dicurigai Media Asing
Jumlah pemakaman di Jakarta meningkat tajam pada bulan Maret. Media asal Toronto, Kanada mencurigai angka pemakaman itu terkait adanya kematian akibat virus corona Covid-19 yang tidak dilaporkan.
National Post menerbitkan artikel yang berjudul "Jump in Jakarta funerals raises fears of unreported coronavirus deaths" pada Jumat (3/4/2020).
2. CEK FAKTA: Heboh Cover Majalah Tempo 'Dalam Bayang-Bayang Luhut', Benarkah?
Beredar di media sosial cover Majalah Tempo dengan judul 'Dalam Bayang-Bayang Luhut'. Cover tersebut viral di media sosial dan menjadi sorotan publik.
Baca Juga: Penjelasan UI, Benarkah Virus Corona Menyebar di Rumah Sakit Lewat Udara?
Dalam cover tersebut menampilkan ilustrasi Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang bercermin di dalam drum berisi air. Dari permukaan air tersebut menampilkan bayangan wajah Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
3. Indonesia Wajibkan Semua Warga Pakai Masker Kain saat Keluar Rumah
Semua warga negara Indonesia diwajibkan pakai masker saat keluar rumah untuk mencegah penularan virus corona. Masker itu dipakai saat keluar rumah.
Hal itu diumumkan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto.
4. Rocky Gerung: Gak Yakin Luhut Binsar Pandjaitan Perkarakan Said Didu
Pengamat politik Rocky Gerung angkat bicara perihal Mantan Sekretaris BUMN Muhammad Said Didu yang diperingatkan untuk meminta maaf kepada Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (LBP).
Hal ini dipicu oleh pernyataan Said Didu yang menyebut Luhut hanya mementingkan uang daripada upaya penanggulangan virus corona atau Covid-19.
5. Pilu, Bocah Kelaparan Tak Bisa Makan Selama Tiga Hari karena Lockdown
Krisnen, seorang bocah di Malaysia mengaku keluarganya tidak bisa makan selama tiga hari setelah pemerintah memberlakukan Movement Control Order (MCO) atau lockdown wilayah guna memerangi virus corona.
Kisah Krisnen terungkap setelah dibagikan oleh pemilik akun pemilik akun Facebook Mohd Zaki Bin Salleh.
6. EIjkman Curiga Virus Corona Banyak Menyebar di Rumah Sakit Lewat Udara
Kepala Lembaga Biologi Molekuler EIjkman Prof Amin Soebandrio mencurigai penyebaran virus corona di rumah sakit di Indonesia. Penyebaran virua corona itu menyebar melalui di udara dalam bentuk aerosol.
Penyebaran virus corona itu terjadi karena beberapa prosedur yang dilakukan di rumah sakit.
7. 'Tak Mudah untuk Hidup Kembali', Kisah Warga Wuhan Usai Bebas dari Lockdown
Seorang warga Wuhan menceritakan kehidupannya yang kembali setelah pemerintah mencabut status lockdown di Ibukota Provinsi Hubei tersebut.
29 Maret adalah hari pertama dia melangkah keluar dari rumah setelah dua bulan terkurung. Virus corona telah mematikan kota karena pemerintah memilih untuk me-lockdown seluruh kota, mencegah penyebaran virus corona yang muncul sejak Desember 2019 lalu.
Berita Terkait
-
Besok, Rapat Paripurna DPRD Memilih Wagub DKI Digelar Tertutup
-
Anies Tegaskan Penumpang Tak Pakai Masker Dilarang Naik Transportasi Umum
-
Antisipasi Jenazah Corona Ditolak, Khofifah Siapkan Area Khusus Rahasia
-
Tarian Pembawa Jenazah, Dancing Pallbearers Viral di Media Sosial
-
Jakarta di Bawah Bayang-bayang Virus Corona
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan
-
Operasi Pekat Jaya Sepekan, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku Tawuran, 56 Sajam Disita
-
Telak! Baru 7 Hari Dilantik Menkeu Purbaya, Kepala Kanwil Bea Cukai Sumbagsel Diciduk KPK
-
Prabowo Naikkan Gaji Hakim untuk Cegah Penegak Hukum Korupsi, Eks Ketua KPK: Tak Sesederhana Itu
-
Saat 16 Ormas Sepakat RI Gabung BoP, Israel Masih Terus Serang Palestina
-
Ciduk Kepala Pajak Banjarmasin Lewat OTT, KPK Sita Duit Tunai Lebih dari Rp1 Miliar