Suara.com - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Ahmad Riza Patria yang baru saja dipilih oleh DPRD DKI, mengaku tak sabar untuk bekerja sama dengan Gubernur Anies Baswedan.
Hal ini diutarakan Anies usai menghadiri rapat paripurna pemilihan Wagub DKI Jakarta, Senin (6/4/2020). Ia lantas mengucapkan selamat atas terpilihya Riza menjadi pendampingnya.
Setelah Riza terpilih di DPRD DKI, ia tak langsung mulai bekerja karena masih ada beberapa tahapan selanjutnya. Anies berharap prosesnya cepat dan bisa langsung bekerja.
"Saya berharap proses berikutnya bisa tuntas supaya terus mulai bekerja," ujar Anies di gedung DPRD DKI, Senin (6/4/2020).
Selanjutnya, DPRD DKI Jakarta akan mengirimkan berita acara dan surat penetapan Riza sebagai Wagub kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Setelah itu, Riza akan dilantik oleh Presiden Joko Widodo.
Anies mengaku akan menunggu prosesnya terlebih dahulu. Pasalnya tahapan ini sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah nomor 12 tahun 2018.
"Nanti proses ini dilanjutkan dnegan pengusulan kepada presiden melalui Mendagri sesudah itu pelantikan," katanya.
Sementara itu, Anies tak permasalahkan pemilihan yang digelar di tengah wabah corona. Menurutnya yang paling penting adalah pemilihan dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Pokoknya yang penting secara prosedur ditaati dengan benar, karena itu pegangannya," kata dia.
Baca Juga: Jadi Wagub DKI Dampingi Anies, Riza Patria Adalah Mantan Terdakwa Korupsi
Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta dari Gerindra, Riza Patria memperoleh perolehan terbanyak dalam pemungutan suara pemilihan Wagub. Riza ditetapkan oleh DPRD DKI sebagai Wagub pendamping Gubernur Anies.
Penetapan ini dinyatakan oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi. Ia menyatakan keunggulan Riza dibandingkan kompetitornya, Nurmansyah Lubis.
"Berdasarkan hasil penghitungan suara pemilihan Wakil Gubernur sisa masa jabatan 2017 2022, ditetapkan saudara Ahmad Riza Patria menjadi Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih di sisa masa jabatan 2017-2022," kata Prasetio di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (6/3/2020).
Berita Terkait
-
Profil Riza Patria, Wagub Baru DKI yang Pernah Tersangkut Kasus Korupsi
-
Masih Bandel, Mulai 12 April Tidak Pakai Masker Dilarang Naik KRL
-
Jadi Wagub DKI Dampingi Anies, Riza Patria Adalah Mantan Terdakwa Korupsi
-
Terpilih Jadi Wagub DKI Jakarta, Riza Patria Akan Dilantik Jokowi
-
Aksi Aliansi BEM Jakarta Bersuara, Protes Hotel Bintang 5 Bagi Tenaga Medis
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Lawan Praktik Calo, Pemprov DKI Buka Posko Pengaduan untuk Warga Terdampak Normalisasi Ciliwung
-
Usai Dirawat di RS Polri, Gus Yaqut Dipindahkan Kembali ke Rutan KPK
-
Indonesia Punya Potensi Energi Surya Terbesar, Mengapa Pemanfaatannya Masih Minim?
-
Enggar Lukita: Rachmat Gobel Terlalu Baik untuk Dunia Politik
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Blak-blakan Soal Penggeledahan Polisi di Tengah Usut Korupsi MBG
-
Akal-akalan Jampidsus? Ngaku Rumah Sentul yang Digeledah Miliknya Sejak Lama, Kok Nggak Masuk LHKPN!
-
Bupati Sukoharjo Kena OTT KPK, Uang Miliaran Rupiah Disita
-
Pramono Anung Ungkap Komunikasi Terakhir dengan Rachmat Gobel Sepekan Sebelum Wafat
-
Jadi Momok, LSAK Desak Prabowo Cabut Perpres Pelindungan Jaksa oleh TNI
-
Menteri Hukum: Program Pasti Ada Solusi Tak Sekadar Tampung Aduan, Namun Pastikan Penyelesaian