Suara.com - Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi Demokrat Nanang Samodra mengusulkan kepada Menteri Agama, Fachrul Razi agar mengalihkan dana ibadah Haji untuk membantu menangani pandemi Covid-19 di Indonesia.
Usulan itu dengan catatan apabila ternyata ke depannya pelaksanaan ibadah Haji ditiadakan oleh pemerintah Arab Saudi akibat Covid-19 yang terus merebak.
"Kemudian yang berkaitan dengan ibadah Haji. Saya khawatir bahwa pelaksanaan ibadah Haji ini kemungkinan besar akan tertunda. Alasannya hingga sekarang belum ada tanda-tanda Covid-19 akan menurun," kata Nanang dalam rapat virtual dengan Kementerian Agama, Rabu (8/4/2020).
Nanang berharap salah satu skenario yang disiapkan Fachrul apabila Haji tertunda, yakni pengalihan dana Haji.
"Jadi saya ingin mengajak Pak Menteri mengasumsikan bahwa atau membuat semacam skenario apabila ini ditunda, kira-kira dana untuk keperluan Haji ini bisa dialihkan untuk menangani Covid-19," ujar Nanang.
Menanggapi usulan Nanang, Fachrul mengatakan pengalihan dana Haji untuk penanganan Covid-19 memungkinkan untuk dilakukan. Namun, ia berharap ada anggaran dari kementerian lain yang sudah dialokasikan untuk penanganan Covid-19 sehingga tidak sampai mengambil dana Haji.
"Kemudian tentang kemungkinan Haji ditunda mungkin dananya bisa dialihkan untuk Covid-19. Mungkin akan kita kaji lagi lebih lanjut nanti. Mudah-mudahan nanti dana yang diberikan Menteri Keuangan akan cukup sehingga tidak perlu mengalihkan dana itu," kata Fachrul.
Sebelumnya, Kemenag menyiapkan sejumlah skenario pelaksanaan ibadah Haji tahun 2020. Salah satu opsinya ialah tidak mengirimkan sama sekali calon jemaah ke tanah suci.
Hal itu dapat dilakukan pemerintah apabila ke depannya pemerintah Arab Saudi secara resi membuat kebijakan pembatalan ibadah Haji akibat pandemi Covid-19. Sementara, sejauh ini belum ada keputusan resmi dari Arab Saudi terkait ibadah Haji.
Baca Juga: Tiada Kata Ampun! Mira Tetap Dibakar 6 Preman Meski Sudah Akui Mencuri
"Lalu bila haji ditunda dengan asumsi Arab Saudi belum memungkinkan untuk penyelengaraan haji sepertu tahun-tahun sebelumnya. Kemenag tidak cukup waktu mempersiapkan penyelengaraan ibadah Haji akibat cepatnya perubahan kebijakan pemerintah Arab Saudi. Atau pemerintah RI memilih tidak mengirimkan jemaah haji karena alasan keselamatan atau keamanan," tutur Fachrul dalam rapat virtual dengan Komisi VIII DPR, Rabu (8/4/2020).
Selain opsi tersebut, Kementerian Agama juga menyiapkan skenario bila pelaksanaan haji tetap dilaksanan secara normal atau dengan pembatasan kuota Haji.
"Kuota diperkirakan dikurangi hingga 50 persen dengan pertimbangan ketersediaan ruangan yang cukup untuk physical distancing. Skenario ini memaksa adanya seleksi mendalam terhadap jemaah haji yang berangkat tahun ini dan petugas yang berangkat. Skenario ini menitikberatkan pada prioritas untuk menyesuaikan dengan term of conditions pemerintah RI dan Arab Saudi," kata Fachrul.
Berita Terkait
-
Innalillahi Medis Positif Corona di Jakarta Makin Banyak, Jadi 131 Orang
-
Cerita Relawan Dampingi Anak Penderita Kanker di Tengah Wabah Virus Corona
-
Jumlah Penumpang MRT Merosot 90 Persen Selama Wabah Corona
-
Cegah Virus Corona, Petugas Perketat Pintu Masuk Rusun Marunda
-
Syarat Tarik Militer di Papua, OPM Tawarkan RI Gencatan Senjata saat Corona
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!