Suara.com - Ciri-ciri Terkena Virus Corona, Ini Tahapan dan Gejala Selain Batuk Demam
Pasien virus corona umumnya mengalami demam, batuk, dan sesak napas. Ternyata ada ciri-ciri terkena virus corona atau Covid-19 yang jarang diketahui orang.
Ciri-ciri terkena virus corona yang jarang dialami penderita yaitu terkait masalah pencernaan, kelelahan, hingga kehilangan fungsi beberapa indera.
Berikut ini ciri-ciri terkena virus corona dan tahapan gejalanya selain batuk dan demam yang dirangkum Suara.com, Selasa (14/4/2020), beserta link ke artikel selengkapnya.
1. Diare
Virus corona atau Covid-19 merupakan penyakit yang memiliki gejala khas seperti batuk, demam, dan kesulitan bernapas. Akan tetapi beberapa dokter menemukan satu lagi gejala tambahan lainnya, yakni masalah pencernaan.
Salah satu studi epidemiologi pada 206 pasien di China menemukan 48 di antaranya tak memiliki gejala lain selain masalah pencernaan, demikian dikutip dari Men's Health.
2. Ruam pada kulit
Baca Juga: Ditangkap Narkoba saat Wabah Corona, Tio Pakusadewo Tak Pakai Masker
Covid-19 merupakan penyakit infeksi virus yang ditandai dengan gejala-gejala seperti batuk, demam, nyeri otot, dan sesak napas. Tapi apakah Anda tahu bahwa ruam pada kulit juga bisa menjadi salah satu ciri terkena virus corona?
Hal ini dijelaskan oleh dr Ruri D. Pamela, SpKK dari RS Dr Suyoto sekaligus founder dari CELV Dermatology Clinic Jakarta. Banyak ahli sepakat bahwa Covid-19 juga menyebabkan gejala tak biasa pada organ lain seperti mata, saluran pencernaan, dan kulit.
3. Mata merah
Selama ini, diyakini bahwa demam, kelelahan, batuk kering, nyeri badan, sakit tenggorokan, dan diare adalah gejala umum yang akan dialami seseorang ketika terinfeksi virus corona Covid-19. Belakangan, diketahui juga bahwa kehilangan penciuman dan penurunan indera perasa juga jadi salah satu ciri terkena Covid-19.
Nah, kini ada temuan baru yang mengungkap bahwa sakit mata atau mata merah juga jadi gejala umum infeksi Covid-19. Hal ini diungkap oleh perawat berpengalaman di Washington, seperti diwartakan laman Medical Daily, Sabtu (28/3/2020).
4. Kehilangan indera penciuman
Kehilangan indera penciuman dan perasa termasuk gejala lain infeksi virus corona Covid-19. Gejala ini pun turut dirasakan oleh seorang pria asal Singapura.
Hugh Mason, pria 53 tahun asal Singapura ini menyadari mulai kehilangan indera penciumannya pada Senin (23/3/2020). Saat itu ia menyadari tidak bisa mencium bau jeruk.
5. Kehilangan indera pengecap
Tim Ilmuwan Inggris menyimpulkan sensasi kehilangan indera penciuman dan rasa bisa jadi merupakan ciri-ciri tambahan saat seseorang terinfeksi virus corona penyebab sakit Covid-19.
Ditulis Asia One, sebuah studi menyebutkan bahwa sekitar 60 persen pasien yang dinyatakan positif Covid-19 dilaporkan mengalami masalah kehilangan indera penciuman dan rasa.
6. Ciri-ciri terkena virus corona pada anak
Anak-anak disebut kelompok orang yang paling rentan terinfeksi virus corona Covid-19. Tetapi, para ahli justru menemukan gejala virus corona Covid-19 pada anak-anak lebih ringan daripada orang dewasa.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) - China Joint Mission dikutip dari Health, menemukan anak-anak usia 18 tahun atau lebih muda yang terinfeksi virus corona Covid-19 hanya 2,4 persen di China.
7. Kelelahan dan nyeri otot
Sebuah kasus di panti jompo Wahington melaporkan, sepertiga penghuninya terinfeksi Covid-19. Setengahnya tidak memiliki gejala namun beberapa pasein memiliki gejala tak biasa, seperti malaise, rasa tidak nyaman, hingga gelisah.
Dalam beberapa kasus, Covid-19 memang muncul dengan gejala malaise hingga rasa kelelahan. Ini adalah salah satu gejala atipikal yang paling sering dilaporkan yang biasanya muncul dengan batuk atau demam.
8. Cerita pasien Covid-19 tentang tahapan gejalanya
Salah seorang pasien corona, Amy Shircel (22), menceritakan gejala parahnya selama terinfeksi virus corona Covid-19. Padahal Amy tidak memiliki riwayat kondisi kesehatan kronis, rutin berolahraga dan jarang minum alkohol.
Tapi, ia justru mengalami gejala infeksi virus corona Covid-19 yang menyakitkan dan menakutkan. Beberapa hari pertama, Amy Shircel mengaku masih bisa mengatasi gejalanya.
Berita Terkait
-
Polisi Pakai Pakaian APD Virus Corona Saat Tangkap Tio Pakusadewo
-
Update Corona Covid-19 Global 14 April 2020: yang Sembuh 445.005 Orang
-
Wabah Corona, Polisi Pakai Baju Hazmat saat Ciduk Aktor Tio Pakusadewo
-
Dampak Covid-19, Carsome Sudah Siapkan Dana untuk Karyawan
-
Istri Ibas Emosi Dikritik Tes Corona di Rumah, Warganet Santai Balas Begini
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi
-
Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?
-
Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan
-
Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah
-
Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026
-
DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan
-
Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama
-
Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?