Suara.com - Kantor Kelurahan Pakan Sinayan Kecamatan Payakumbuh Barat Kabupaten Payakumbuh Sumatera Barat (Sumbar) kedatangan tamu tak diundang yang menjarah dan merusak sejumlah peralatan kantor. Penjarahan tersebut dilakukan belasan ekor monyet pada Rabu (15/4/2020) sekitar pukul 10.30 WIB.
Seorang staf Kelurahan Pakan Sinayan, Ayu dibuat kaget dengan kejadian yang terjadi tiba-tiba. Saat kejadian, Ayu melihat seekor monyet besar memimpin aksi penerobos masuk ke kantor kelurahan.
"Awalnya mereka berkumpul-kumpul saja di halaman dan sekitaran kantor, tapi lama-kelamaan semakin ramai. Kera itu kemudian berlarian menerobos masuk ke kantor, sontak kami langsung mengurung diri ke ruang arsip dan menutup pintu," katanya seperti dilansir Klikpositif.com-jaringan Suara.com.
Akibatnya, arsip kelurahan berantakan, termasuk komputer. Bahkan, kawanan monyet tersebut juga membuka laci-laci meja. Tak hanya itu, camilan milik staf kelurahan juga disantap monyet yang terlihat lapar itu.
"Tidak ada kerusakan berat kepada aset kantor, namun kami jadi takut nanti cigak-cigak itu kembali," terangnya.
Lurah Pakan Sinayan Zailendra menduga, kawanan moyet yang menjarah tersebut dalam kondisi lapar. Lantaran, pengunjung wisata Ngalau Indah tidak ada lagi karena kawasan tersebut ditutup.
Sementara itu, lokasi kantor kelurahan tersebut berada di tepi tebing dekat dengan Hutan Ngalau dan kantor kelurahan juga bertetanggaan dengan Gedung SDN 59 Payakumbuh.
"Mereka juga terbiasa makan dari sisa-sisa makanan anak sekolah, kan biasanya kalau anak sekolah bawa bekal makan ataupun jajan, sekarang sumber pasokan makanan mereka tidak ada lagi, terjadilah hal seperti ini," kata lurah.
Saat ini, pihaknya sudah mengusulkan pemindahan kantor lurah ke titik yang lebih strategis dan dekat dengan pemukiman warga.
Baca Juga: Penelitian: Monyet yang Pulih dari Covid-19 Kembangkan Sistem Kekebalan
"Sementara langkah antisipasi kita waspada dan bila masih berlanjut kita akan hubungi Damkar Payakumbuh untuk pertolongan," katanya.
Berita Terkait
-
Penelitian: Monyet yang Pulih dari Covid-19 Kembangkan Sistem Kekebalan
-
Ratusan Monyet Tawuran di Jalan, Warga Curiga Monyet Ngambek dengan Corona
-
Mati Listrik di Kalibawang, Ternyata Monyet Mati Tersangkut Jaringan PLN
-
Viral Video Monyet Menolak Diberi Pisang, Lebih Pilih Keripik
-
Kocak, Monyet Liar Ini Tolak Pisang tapi Pilih Kentang Goreng
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus
-
Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna