Suara.com - Sebagai tindakan pencegahan terhadap persebaran virus corona, tidak sedikit sejumlah negara yang mewajibkan warganya untuk tinggal di rumah. Tak terkecuali halnya dengan orang yang membuat lesehan untuk tupai berikut ini.
Diduga terlalu gabut, salah seorang warganet ini membuat lesehan untuk tupai di pagar rumahnya. Mengingat di negaranya banyak sekali tupai berkeliaran dan memanjat pepohonan.
Lesehan berupa tempat duduk dan meja kayu tersebut tampak menempel pada sebuah pagar.
Tak perlu tunggu waktu lama, silih berganti tupai-tupai mulai berdatangan dan menikmati makan siang di lesehan tersebut.
Pemandangan unik lesehan untuk tupai tersebut tentu saja mencuri perhatian netizen dari seluruh dunia.
Tidak sedikit lantas warganet lainnya yang terinspirasi untuk ikut membuat lesehan sebagai tempat nyaman bagi para tupai tersebut.
Ada yang memberikan mereka makanan berupa kacang-kacangan, buah dan masih banyak lagi lainnya.
Lucunya lagi, tupai-tupai ini tampak girang layaknya anak muda yang sedang nongkrong di sebuah kafe.
Beberapa orang bahkan memberikan serbet bermotif yang membuat tampilan lesehan untuk tupai tersebut semakin menarik.
Baca Juga: Geger Warga Sukabumi Tewas Mendadak di Lesehan Ruko saat Wabah Corona
Hingga artikel ini ditulis, cuitan akun Twitter @greenlolaaa sekaligus foto inspiratif seseorang membuat lesehan untuk tupai tersebut telah medapatkan 400 ribu retweets dan satu miliyar likes dari warganet. Wah unik sekali ya ide mereka yang ada di rumah dan membuat lesehan untuk tupai ini?
Berita Terkait
-
In This Economy, Apakah Nongkrong di Kafe Estetik Masih Worth It?
-
LCC MPR RI Butuh VAR? Warganet Usul Teknologi untuk Hindari Kecurangan Juri
-
Foto Seksi Jefri Nichol Jadi Sasaran Komentar Mesum Warganet Perempuan, Langsung Picu Kontroversi
-
7 Sepatu Running Lokal Model Stylish Bisa Buat Nongkrong, Harga Mulai Rp100 Ribuan
-
5 Fakta Kasus Nama Dewi Perssik Dicatut Akun Centang Biru, Diduga Raup Untung Besar
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Pleidoi Menohok Noel: Bela Buruh Diperas, Malah Dituduh Memeras
-
Riset: 80 Persen Warga Pesisir Alami Penurunan Pendapatan Akibat Krisis Iklim
-
Muncul di Mabes Polri, Waka BGN Sony Sanjaya Jawab Isu Panas Kena OTT
-
Menyesal Pernah Jadi Wamenaker, Noel Ebenezer: Pedih Sekali Saya Dapat Jabatan Ini
-
Penasihat Hukum Klaim Noel Ebenezer Ada di Waktu dan Tempat yang Salah dalam Kasus K3
-
Tragedi Ebola Kongo: Disangka Virus Hoaks Hingga Kehilangan Seluruh Keluarga
-
Dasco Pimpin Rakor Tingkat Tinggi, Kebut Pembangunan 39 Ribu Huntap untuk Korban Bencana Sumatera
-
Prabowo Dorong Energi dari Limbah Jagung dan Sawit, Pakar Ingatkan Keseimbangan Pangan
-
DPR dan Pemerintah Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatera
-
Persib Bandung Diharapkan Wagub Mampu Mendulang Prestasi di Level Internasional