Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi didesak untuk mengembalikan biaya pelatihan online dalam program Kartu Prakerja, yang banyak menuai kritik.
Warganet bahkan membuat sebuah petisi di situs Change.org untuk mendukung aksi tersebut.
Petisi dengan judul "Kembalikan Rp 1 juta rupiah biaya pelatihan online prakerja untuk rakyat" ini dibuat oleh akun Majalah Biologi.
Hingga Rabu (22/4/2020) malam, petisi tersebut telah mendapatkan 4.738 tanda tangan dari target 5.000.
Pembuat petisi ini mempertanyakan anggaran dana yang dialokasikan untuk pelatihan online.
"Pemerintah Indonesia berupaya memberikan stimulus termasuk menganggarkan Rp 20 triliun untuk 5,6 juta orang terdampak dengan program prakerja. Setiap orang yang lolos seleksi akan menerima Rp 3,55 juta. Dengan catatan Rp 1 juta untuk pelatihan online...wait? pelatihan online?" seperti dikutip dari petisi itu.
Menurutnya, uang sebesar Rp1 juta rupiah itu dipakai untuk start-up penyedia pelatihan online.
Alhasil, totalnya ada 5,6 trilyun rupiah yang bakal diterima oleh startup tresebut.
Akun Majalah Biologi menulis, "Saya meyakini niat baik Presiden Jokowi terkait kartu prakerja. Tapi, menghabiskan 5,6 trilyun untuk pelatihan online itu tidak tepat".
Baca Juga: Ini Makna Nyeleneh PSBB di Kalangan Pengguna Kendaraan, Pantang Ditiru!
Sebab, sertifikat online banyak bertebaran dan disediakan oleh berbagai lembaga kredibel dengan harga yang jauh lebih murah bahkan gratis untuk tiap kursusnya.
"Lebih baik lagi, dibanding diboroskan ke start up, anggaran itu dialihkan ke pembelian alat PCR Corona dan APD tenaga medis di daerah-daerah, pandemi cepat selesai, ekonomi cepat berjalan. Atau, berikan langsung 1 juta yang menjadi hak rakyat itu dalam bentuk bantuan tunai," imbuhnya.
Beberapa warganet yang telah menandatangani petisi tersebut juga memberikan bermacam alasan.
Misalnya, ada yang berpendapat kalau pelatihan online seharusnya diberikan secara gratis.
"Menurut saya lebih baik para pemegang kartu prakerja diberikan kerja magang di sektor-sektor pekerjaan yang cocok dengan kemampuan ataupun minat. Sedangkan pelatihan online haruslah diberikan gratis sebagai pelengkap," tulis seorang warganet.
Netizen yang lain beralasan, "Tidak semua yang mendaftar kartu prakerja paham apa itu pelatihan online, dan bagaimana nasib BLK yang Bapak Presiden bangun di setiap provinsi".
Berita Terkait
-
Ratusan Calon Penumpang Batalkan Tiket Mudik di Stasiun Senen
-
ICW Desak Istana Buka Informasi Pengangkatan Staf Khusus Jokowi
-
Fadli Zon soal Belva Devara: Sekalian Harus Mundur dari Proyeknya
-
Pasca Belva Mundur, Pemerintah Didesak Evaluasi Mitra di Kartu Prakerja
-
Belva Mundur, Yunarto Wijaya: Tapi Proyek Jalan Terus?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
FIFA Ikut Bersuara, PSSI Minta Suporter Setop Serang Pemain dan Keluarga
-
Tragedi 17 Agustus: Kecelakaan Maut Motor vs Mobil di Bogor Lewatkan Dua Nyawa
-
Jamuan Rakyat di 40 Titik Jakarta Jadi Upaya Pemerintah Dekatkan Layanan kepada Masyarakat
-
Jay Idzes Gigit Jari Saat Sassuolo Lolos Coppa Italia 2026
-
Pelatih yang Pernah Berselisih dengan Messi Semaput Kena Tempeleng Istri
-
Bukan Korban KMP Putri Yasmin, Jenazah di Pelabuhan Lembar Ternyata Buruh Bongkar Muat
-
Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa
-
Panduan Rute Palembang - Singapura via Jakarta: Transit Mulus Tanpa Ribet
-
Lepas WN Malayia? Facundo Garces Dicatat sebagai Pemain Argentina oleh Deportivo Alaves
-
Korban Gempa NTT Dievakuasi via Helikopter ke Labuan Bajo